COVID-19 Mulai Terkendali, Disdik Jabar Buka Suara Soal Pembelajaran Tatap Muka

Minggu, 15 Agustus 2021 - 07:46 WIB
loading...
COVID-19 Mulai Terkendali,...
Wacana pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali mengemuka seiring semakin terkendalinya penanganan COVID-19 di Provinsi Jawa Barat. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Wacana pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali mengemuka seiring semakin terkendalinya penanganan COVID-19 di Provinsi Jawa Barat.

Diketahui, di tengah kondisi pandemi yang semakin terkendali di Jabar, banyak orang tua yang berharap PTM segera dibuka, agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang maksimal setelah lebih dari satu tahun tidak mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi pun buka suara terkait wacana tersebut. Dedi menyatakan, pihaknya mengikuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

"Misalnya, PPKM sekarang sampai tanggal berapa? Ya kita ngikut kebijakan itu. Bagaimana kalau kebijakan PPKM diterapkan di level kabupaten/kota ya kita ngikut juga," tutur Dedi, Sabtu (14/8/2021).

Langkah serupa juga dilakukan jika pemerintah akhirnya menerapkan kebijakan PPKM mikro di tingkat kecamatan. Disdik Jabar, tegas Dedi, bakal patuh terhadap setiap kebijakan tersebut dimana selama masa PPKM hanya diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Misalnya Pak Oded (Wali Kota Bandung, Oded M Danial) menyatakan Kota Bandung PPKM semua, ya kita tunduk. Kalau (PPKM) level kecamatan, misalnya zona hijau boleh, ya kita buka PTM dengan syarat PTM hanya diikuti siswa dari kecamatan itu dan siswa dari luar kecamatan itu tetap melaksanakan PJJ," jelasnya.

Sebagai pihak berwenang dalam pengelolaan SMA/SMK/sederajat di Jabar, lanjut Dedi, pihaknya hanya sebatas menyiapkan sarana dan fasilitas yang menjadi syarat sekaligus pendukung pembukaan PTM.

"Jadi kewajiban kita hanya menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung PTM," tegas Dedi.

Dedi juga meyakinkan bahwa hingga saat ini, belum ada satu pun SMA/SMK/sederajat di Jabar yang melaksanakan PTM. Kalaupun ada, kata Dedi, sebatas pada mata pelajaran praktik.

"Dulu tahun 2020 kebijakannya memang PTM diperbolehkan di zona hijau. Saat itu kita sempat cek dan evaluasi dua pekan, tapi kan saat itu zona hijaunya turun, akhirnya tidak jadi," tandas Dedi.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku sudah mengusulkan kebijakan PPKM tak lagi berbasis kabupaten/kota kepada pemerintah pusat. Pasalnya, hal itu membuat anggapan bahwa semua teritorial memiliki tingkat kedaruratan yang sama. Baca: Gempa M 5,1 Guncang Bengkulu Terasa hingga Liwa Provinsi Lampung.

Dia pun mengilustrasikan Kota Cimahi dan Kabupaten Bogor yang memiliki luas wilayah yang sangat berbeda.

"Cimahi yang hanya tiga kecamatan dibandingkan Kabupaten Bogor yang 40 kecamaatan, kan ga apple to apple?" kata Ridwan Kamil, Selasa (8/10/2021).

"Hari Rabu usulan Jabar diterima (pemerintah pusat) agar PPKM berbasis kecamatan. Nah, kalau usulan jabar dipenuhi, maka di Kabupaten Bogor sebagai sampel. Nanti dari 40 kecamatan ada level 2 ada level 1, di sana tatap muka sekolah bisa dibuka. Kalau PPKM berbasis kabupaten/kota terlalu pukul rata, menganggap teritorial sama," pungkasnya. Baca Juga: Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Bengkulu Utara Porak Poranda.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Alasan Tentara Israel...
Alasan Tentara Israel Tidak Berani Perang Tatap Muka dengan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved