Usulan Salat Jumat Ganjil Genap, Ini Kata Ketua MUI Bandung Barat
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 20:07 WIB
loading...
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyatakan usulan pemberlakuan ganjil genap pada pelaksanaan ibadah salat Jumat sulit dilakukan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyatakan usulan Dewan Masjid Indonesia (DMI) terkait pemberlakuan ganjil genap pada pelaksanaan ibadah salat Jumat sulit dilakukan.
Baca juga: Gelar Salat Jumat, DKM Masjid Agung Cimahi Tak Terapkan Aturan Ganjil Genap
Ketua MUI KBB, Muhammad Ridwan mengatakan, kebijakan tersebut tidak bisa diterapkan di seluruh wilayah KBB yang luas. Terlebih tidak semua warga memiliki smartphone, terutama mereka yang tinggal di pelosok perkampungan.
Baca juga: Masjid Raya Hasyim Asy'ari Tak Ikuti Imbauan DMI Soal Salat Jumat 2 Gelombang
"Kalau di kota besar, yang kehidupannya sudah maju dan setiap orang mempunyai HP, bisa saja diterapkan (ganjil genap) salat Jumat. Tapi kalau di kampung seperti dipelosok KBB masih susah," ucapnya, Sabtu (14/8/2021).
Baca juga: Gelar Salat Jumat, DKM Masjid Agung Cimahi Tak Terapkan Aturan Ganjil Genap
Ketua MUI KBB, Muhammad Ridwan mengatakan, kebijakan tersebut tidak bisa diterapkan di seluruh wilayah KBB yang luas. Terlebih tidak semua warga memiliki smartphone, terutama mereka yang tinggal di pelosok perkampungan.
Baca juga: Masjid Raya Hasyim Asy'ari Tak Ikuti Imbauan DMI Soal Salat Jumat 2 Gelombang
"Kalau di kota besar, yang kehidupannya sudah maju dan setiap orang mempunyai HP, bisa saja diterapkan (ganjil genap) salat Jumat. Tapi kalau di kampung seperti dipelosok KBB masih susah," ucapnya, Sabtu (14/8/2021).
Lihat Juga :