Bidang Konsumsi Masih Butuh 330 Tenaga Relawan Bantu Pelaksanaan PON XX
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 15:28 WIB
loading...
Koordinator Bidang Konsumsi Sub PB PON XX yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd.
A
A
A
SENTANI - Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung di Papua tinggal 51 hari lagi. Demi menyukseskan penyelenggaraan event empat tahunan tersebut, maka Sub Bidang Konsumsi pada Bidang III Sub PB PON XX Klaster Kabupaten membutuhkan sebanyak 511 volunteer atau tenaga relawan.
Saat ini terdapat 181 orang tenaga relawan di tim konsumsi yang terdaftar di Sub Bidang Konsumsi Bidang III Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura untuk turun membantu kebutuhan konsumsi pada saat pelaksanaan PON XX Papua klaster Kabupaten Jayapura.
Berdasarkan data Sub PB PON XX/2021 Klaster Kabupaten Jayapura, disebutkan terdapat empat zona di 14 venue dengan puluhan cabang olahraga di klaster Kabupaten Jayapura. Maka dari itu, pihak Sub Bidang Konsumsi pada Bidang III sarana penunjang menyebutkan bahwa tengah mencari relawan untuk membantu tim konsumsi pada penyelenggaraan PON XX yang akan digelar Oktober mendatang.
Koordinasi Bidang Konsumsi pada Bidang III Sarana Penunjang Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw mengatakan, hari ini rapat melakukan pengecekan untuk tenaga-tenaga relawan atau volunteer yang di minta dari tim PON berjumlah sekitar 511 orang.
"Jadi untuk kebutuhan relawan di bidang konsumsi, itu kami butuh sebanyak 511 orang. Kalau yang ada terdaftar dan sudah terkumpul di kita itu baru sekitar 181 orang. Maka nya tadi saya kroscek ke PaK Ted Mokay selaku Koordinator Bidang SDM, untuk minta data lengkap dan satukan dengan data di konsumsi guna kita bagi ke masing-masing venue," ujarnya usai melakukan rapat bersama tim anggota konsumsi, Kamis (12/8/2021) di Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Stadion Barnabas Youwe, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Menurut perempuan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura ini, masyarakat yang ingin menjadi relawan harus gesit dan lincah. Misalnya, untuk relawan yang melakukan pengantaran konsumsi harus bisa bergerak cepat atau mobile saat mengangkut konsumsi dari satu venue ke venue lainnya.
"Saya mau sampaikan, kalau bisa cari orang yang lincah agar dia bisa lari kesana-kemari. Jangan umur yang sudah tua kita paksakan untuk masuk ke sini, ternyata dia punya kondisi tidak fit, jadi itu tadi yang kita bicarakan," katanya.
Saat ini terdapat 181 orang tenaga relawan di tim konsumsi yang terdaftar di Sub Bidang Konsumsi Bidang III Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura untuk turun membantu kebutuhan konsumsi pada saat pelaksanaan PON XX Papua klaster Kabupaten Jayapura.
Berdasarkan data Sub PB PON XX/2021 Klaster Kabupaten Jayapura, disebutkan terdapat empat zona di 14 venue dengan puluhan cabang olahraga di klaster Kabupaten Jayapura. Maka dari itu, pihak Sub Bidang Konsumsi pada Bidang III sarana penunjang menyebutkan bahwa tengah mencari relawan untuk membantu tim konsumsi pada penyelenggaraan PON XX yang akan digelar Oktober mendatang.
Koordinasi Bidang Konsumsi pada Bidang III Sarana Penunjang Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw mengatakan, hari ini rapat melakukan pengecekan untuk tenaga-tenaga relawan atau volunteer yang di minta dari tim PON berjumlah sekitar 511 orang.
"Jadi untuk kebutuhan relawan di bidang konsumsi, itu kami butuh sebanyak 511 orang. Kalau yang ada terdaftar dan sudah terkumpul di kita itu baru sekitar 181 orang. Maka nya tadi saya kroscek ke PaK Ted Mokay selaku Koordinator Bidang SDM, untuk minta data lengkap dan satukan dengan data di konsumsi guna kita bagi ke masing-masing venue," ujarnya usai melakukan rapat bersama tim anggota konsumsi, Kamis (12/8/2021) di Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Stadion Barnabas Youwe, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Menurut perempuan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura ini, masyarakat yang ingin menjadi relawan harus gesit dan lincah. Misalnya, untuk relawan yang melakukan pengantaran konsumsi harus bisa bergerak cepat atau mobile saat mengangkut konsumsi dari satu venue ke venue lainnya.
"Saya mau sampaikan, kalau bisa cari orang yang lincah agar dia bisa lari kesana-kemari. Jangan umur yang sudah tua kita paksakan untuk masuk ke sini, ternyata dia punya kondisi tidak fit, jadi itu tadi yang kita bicarakan," katanya.
Lihat Juga :