Sempat Diragukan, Guru SD Surabaya Ini Sukses Jadi Wasit di Olimpiade Tokyo 2020
Minggu, 08 Agustus 2021 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Perempuan kelahiran Surabaya 24 September 1977 ini terus berjuang mengikuti berbagai ujian nasional di berbagai ajang. Seiring perjalannya, Lia semakin melejit dalam dunia perwasitan. Meskipun aktif di bidang olahraga, ia tak melupakan kewajibannya menjadi pendidik SD mata pelajaran Bahasa Inggris.
Baca juga: Cerita Pengusaha Jakarta Disekap dan Diculik, Berhasil Lolos Saat Pelaku Ngopi di Warkop
Menariknya, Lia menjelaskan seluruh ilmu yang diperolehnya, juga diimplementasikan di sekolah tempatnya mengajar, Dia pun mengaku anak-anak tersebut selalu dilatih selalu agar selalu disiplin, percaya diri dan pantang menyerah. Baginya semuaitu yang menjadi poin pentingnya dalam meraih kesuksesan.
“Ternyata itu betul-betul terjadi, ketika kita menerapkan tiga hal itu akan memudahkan kita mencapai banyak hal. Makanya saya ajarkan kepada anak didik saya sedini mungkin,” sambungnya.
Berbagai jalan terjal itu dilaluinya. Dia selalu menyiratkan bahwa keinginan itu harus terus dipupuk. Semua itu pun diajarkan pada para siswanya serta anak-anaknya di rumah. “Kalau kamu pengen berhasil nak, disiplin nomor satu. Saya ajarkan mereka jadi the real bonek, jadi bonek sejati itu bukan kalau kalah main itu sakit hati terus berantem. Tetapi keberanian yang kita butuhkan. Nah bahasa asing itu butuh keberanian karena bahasa itu kebiasaan. Saya ajarkan ke mereka itu ‘wani’ berbicara Inggris,” bebernya.
Baca juga: Cemburu Menjadi Penyebab Pembunuhan Saudara Angkat dan Mayatnya Dibuang di Pacitan
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Aries Hilmi mengaku bangga atas terpilihnya Qomarul Lailah menjadi wasit Olimpiade Tokyo 2020. Bagi dia, dengan pengalaman yang diraih tersebut dapat dapat menumbuhkan semangat baru baik guru maupun pelajar yang ada di Kota Pahlawan.
Baca juga: Cerita Pengusaha Jakarta Disekap dan Diculik, Berhasil Lolos Saat Pelaku Ngopi di Warkop
Menariknya, Lia menjelaskan seluruh ilmu yang diperolehnya, juga diimplementasikan di sekolah tempatnya mengajar, Dia pun mengaku anak-anak tersebut selalu dilatih selalu agar selalu disiplin, percaya diri dan pantang menyerah. Baginya semuaitu yang menjadi poin pentingnya dalam meraih kesuksesan.
“Ternyata itu betul-betul terjadi, ketika kita menerapkan tiga hal itu akan memudahkan kita mencapai banyak hal. Makanya saya ajarkan kepada anak didik saya sedini mungkin,” sambungnya.
Berbagai jalan terjal itu dilaluinya. Dia selalu menyiratkan bahwa keinginan itu harus terus dipupuk. Semua itu pun diajarkan pada para siswanya serta anak-anaknya di rumah. “Kalau kamu pengen berhasil nak, disiplin nomor satu. Saya ajarkan mereka jadi the real bonek, jadi bonek sejati itu bukan kalau kalah main itu sakit hati terus berantem. Tetapi keberanian yang kita butuhkan. Nah bahasa asing itu butuh keberanian karena bahasa itu kebiasaan. Saya ajarkan ke mereka itu ‘wani’ berbicara Inggris,” bebernya.
Baca juga: Cemburu Menjadi Penyebab Pembunuhan Saudara Angkat dan Mayatnya Dibuang di Pacitan
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Aries Hilmi mengaku bangga atas terpilihnya Qomarul Lailah menjadi wasit Olimpiade Tokyo 2020. Bagi dia, dengan pengalaman yang diraih tersebut dapat dapat menumbuhkan semangat baru baik guru maupun pelajar yang ada di Kota Pahlawan.
Lihat Juga :