Tidak Ada UN, Ini Dasar Penilaian Kelulusan SD dan SMP di Sleman

Selasa, 21 April 2020 - 10:24 WIB
loading...
Tidak Ada UN, Ini Dasar...
Plt Kepala Disdik Sleman Arif Haryono memberikan keterangan soal penilaian kelulusan SD dan SMP di Media Center Gugus Tugas Covid-19 Sleman, Senin (20/4/2020). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN
A A A
SLEMAN - Ujian Nasional (UN) dari mulai jenjang SD hingga SMA tahun ini ditiadakan karena adanya pandemi virus corona jenis baru, Covid-19. Khusus untuk kelulusan siswa SD dan SMP di Kabupaten Sleman akan menggunakan nilai rapor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Arif Haryono mengatakan, karena tidak ada UN, maka kelulusan siswa SD dan SMP akan berdasarkan nilai rapor. Untuk jenjang SD, yang digunakan adalah rapor semester 1 dan 2 kelas 4 serta rapor semester 1 dan 2 kelas 5.

"Selain itu juga portofolio kelas 6 semester 2 dan nilai ujian tengah semester," kata Arif, Senin (20/4/2020).

Adapun untuk SMP, yang dijadikan pertimbangan kelulusan adalah nilai rapor semester 1 dan 2 kelas VII dan VIII, rapor semester 1 kelas IX ditambah nilai semester genap kelas IX. Kelulusan jenjang SMP akan diumumkan pada 5 Juni 2020 dan SD pada 18 Juni 2020.

"Untuk kenaikan kelas, jika kondisi tidak memungkinkan, juga tidak ada ujian kenaikan kelas. Kenaikan kelas dengan portofolio dan prestasi yang diperolehnya, seperti ulangan harian dan penugasan. PAUD dan TK pembelajaran diliburkan," katanya.

Arif dalam kesempatan itu juga menginstruksikan agar sekolah meneruskan ke seluruh orang tua siswa agar dapat membatasi aktivitas di luar rumah. Termasuk orang tua mengawasi anaknya untuk mengindari corona.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Rekomendasi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved