Ridwan Kamil Ajak Ikatan Alumni Sekolah-Perguruan Tinggi Gelar Vaksinasi Massal

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 21:03 WIB
loading...
Ridwan Kamil Ajak Ikatan...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau vaksinasi massal di Gedung Bale Rame Soreang dan SMAN 3 Bandung, Sabtu (7/8/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengajak ikatan alumni sekolah hingga perguruan tinggi berperan aktif menggelar vaksinasi massal , agar target herd immunity akhir 2021 dapat tercapai.

Baca juga: Relawan Vaksinasi-Tracing, Ridwan Kamil: Kami Butuh 22 Ribu Mahasiswa

"Vaksin ada di kami, tapi kami kekurangan kepanitiaan untuk memobilisasi warga. Karena itu, saya mencari ikatan alumni sekolah hingga perguruan tinggi untuk menjadi panitia vaksinasi," ujar Ridwan Kamil seusai meninjau vaksinasi massal di Gedung Bale Rame Soreang, Kabupaten Bandung dan SMAN 3 Bandung, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: Calon Pengantin Wanita Dibawa Kabur Mantan Kekasih, Pesta Pernikahan Terancam Batal

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, ikatan alumni sekolah hingga perguruan tinggi yang ingin menjadi panitia vaksinasi massal berkoordinasi dengan Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jabar. Mengenai teknis pelaksanaanya, kata Kang Emil, dapat mengikuti cara yang sudah dilakukan oleh Ikatan Alumni SMAN 3 Bandung dan Universitas Padjadjaran.

"Bagi ikatan alumni SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi yang akan bergabung agar mengikuti keteladanan yang diperlihatkan oleh IKA Unpad dan SMAN 3 dengan secepat-cepatnya dan seluas-luasnya," katanya.

Diketahui, target harian vaksinasi Jabar kini sudah ditingkatkan menjadi 500.000 dosis per hari atau meningkat tajam dari target sebelumnya, yakni 150.000 dosis. Bahkan, tiga bulan lalu hanya 50.000 dosis.

Menurut Kang Emil, pihaknya sengaja menggenjot target harian vaksinasi mengingat jumlah penduduk Jabar mencapai hampir 50 juta jiwa dan terbesar di Indonesia. Jika kecepatan vaksinasi tidak ditingkatkan, maka target herd immunity Desember 2021 akan sulit dicapai.

"Jabar vaksinasi per harinya sudah melompat. Tiga bulan lalu per hari hanya 50.000 sekarang 150.000. Karena penduduk kita 50 juta jiwa dan yang harus disuntiknya 37 juta jiwa, maka tantangan Jabar harus menyuntik 500.000 orang per hari," jelasnya.

Adapun dosis vaksin yang dibutuhkan untuk mengejar target vaksinasi harian tersebut mencapai 15 juta dosis per bulan. Kang Emil mengaku, pihaknya semakin intens berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menjamin vaksin yang dibutuhkan tersebut.

Selain untuk masyarakat umum, vaksinasi juga menyasar disabilitas. Pemprov Jabar sudah mendapatkan hibah 120.000 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk disabilitas. Dia memastikan, sudah ada 30.000 disabilitas di atas umur 18 tahun yang telah siap divaksin. Selain itu, cakupan vaksinasi akan diperluas dengan menyasar disabilitas berusia 12-17 tahun.

"Kalau jatah vaksin masih ada maka barengan saja dengan keluarganya sekalian, sehingga kita bisa mempercepat vaksinasi," katanya.

BOR RS COVID-19 Turun Lagi
Dalam kesempatan itu, Kang Emil pun menyampaikan kabar baik. Menurutnya, tingkat keterisian tempat tidur atau beda occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar turun lagi ke angka 45% atau sudah jauh di bawah batas aman WHO sebesar 69%.

"Berita baiknya BOR Jabar sudah turun lagi sekarang 45 persen, sudah di bawah batas aman WHO 60 persen," ungkapnya.

Selain itu, ketersediaan oksigen di Jabar pun sudah mulai terkendali yang ditandai dengan melimpahnya cadangan oksigen. Menurut Kang Emil, kabar baik tersebut tak lepas dari keberhasilan penerapan PPKM di Jabar. "PPKM bisa dikatakan berhasil menurunkan tingkat epidemologi," tegas Kang Emil.

Kang Emil menambahkan, selain menggenjot vaksinasi, Pemprov Jabar pun akan terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi, salah satunya melobi pemerintah pusat untuk memberikan kelonggaran PPKM, khususnya bagi para pelaku usaha.

"Senin (9/8/2021), Pak Presiden akan mengumumkan. Kemungkinan ada kelonggaran-kelonggaran dan saya sudah sampaikan mohon restoran, kafe dibuka. Mau 10 persen, 20 persen, 50 persen sudah kami perjuangkan dengan melobi pemerintah pusat, sehingga ekonomi bisa jalan lebih baik lagi," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Berita Terkini
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Infografis
Ini Kisaran Gaji Rektor...
Ini Kisaran Gaji Rektor di Perguruan Tinggi Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved