DKI Pamer Pembangunan Waduk Kampung Rambutan, Apa Efektif Atasi Banjir?
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memaksimalkan penanganan banjir, Pemprov DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Gubernur Anies terus mempercepat pembangunan waduk di hulu seperti di Pondok Rangon Cimanggis, dan Waduk Kampung Rambutan.
Pengamat perkotaan Universitas trisakti, Nirwono Joga mengatakan, pembangunan waduk dan persiapan DKI menghadapi banjir secara umum baru akan teruji saat musim hujan tiba. (Baca juga; Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polsek Tanjung Duren Tutup Taman Waduk Grogol )
Berdasarkan pengamatannya, Nirwono menyebut ada tiga hal yang perlu dicatat. Pertama, seluruh saluran kota belum sepenuhnya bebas dari lumpur dan sampah. Sehingga, besar kemungkinan tetap ada genangan air, terutama di jalan dan persimpangan jalan, serta Underpass.
Kedua, lanjut Nirwono, pengerukan sungai juga baru terbatas di beberapa sungai, sementara proses pembebasan lahan untuk pelebaran sungai terhenti. Sehingga, pemukiman yang berbatasan sungai bis dipastikan akan terkena banjir kembali.
"Ketiga Pengerukan dan penataan danau waduk situ(daerah tampungan air) belum maksimal dilakukan, sehingga kapasitas masih terbatas dan tidak banyak membantu mengurangi banjir," pungkasnya.
Pengamat perkotaan Universitas trisakti, Nirwono Joga mengatakan, pembangunan waduk dan persiapan DKI menghadapi banjir secara umum baru akan teruji saat musim hujan tiba. (Baca juga; Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polsek Tanjung Duren Tutup Taman Waduk Grogol )
Berdasarkan pengamatannya, Nirwono menyebut ada tiga hal yang perlu dicatat. Pertama, seluruh saluran kota belum sepenuhnya bebas dari lumpur dan sampah. Sehingga, besar kemungkinan tetap ada genangan air, terutama di jalan dan persimpangan jalan, serta Underpass.
Kedua, lanjut Nirwono, pengerukan sungai juga baru terbatas di beberapa sungai, sementara proses pembebasan lahan untuk pelebaran sungai terhenti. Sehingga, pemukiman yang berbatasan sungai bis dipastikan akan terkena banjir kembali.
"Ketiga Pengerukan dan penataan danau waduk situ(daerah tampungan air) belum maksimal dilakukan, sehingga kapasitas masih terbatas dan tidak banyak membantu mengurangi banjir," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :