Termakan Info Hoaks, Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar Tradisional Masih Minim

Rabu, 04 Agustus 2021 - 04:32 WIB
loading...
Termakan Info Hoaks,...
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang pasar masih sangat minim. Foto/Istimewa/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang pasar masih sangat minim. Itu disebabkan kurangnya sosialisasi dari pemerintah sehingga banyak pedagang yang termakan hoaks.

"Hoaks tentang vaksin dan Covid-19 masih cukup kuat di pasar tradisional. Masih banyak pedagang yang enggan di vaksin dan tidak percaya Covid-19. Sehingga IKAPPI mendorong agar terjun langsung dan sosialiasasi secara intens kepada pedagang," ungkap Kabid Infokom DPP IKAPPI, Muhammad Ainun Najib melalui keterangan pers, Rabu (4/8/2021).

IKAPPI mendorong agar vaksinasi di lakukan di dalam pasar karena pedagang cukup sulit meninggalkan dagangannya walaupun hanya satu jam. "Jika vaksinasi di lakukan di pasar, maka antusiasme pedagang dan sosialisasi yang masif akan berhasil menyerap pedagang pasar dan pengunjung di pasar tersebut," jelas Ainun.

Ainun melanjutkan, saat ini kondisi perekonomian masyarakat khususnya pedagang pasar sedang sulit. Karenanya meninggalkan barang dagangan untuk ikut vaksin di luar pasar adalah sesuatu yang memberatkan. Baca: Puluhan Warga Binaan Terinfeksi Covid-19, Lapas Tangerang Lockdown

"Kita tahu kondisi ekonomi cukup sulit. Maka mendorong mereka untuk meninggalkan barang dagangan untuk ikut ke sentra-sentra vaksin yang jaraknya cukup jauh mereka tidak berkenan," ungkapnya. IKAPPI mengusulkan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk menggelar vaksinasi di dalam pasar demi meningkatkan partisipasi para pedagang.

"Kepada pengurus pasar, Pemprov DKI dan juga pemerintah pusat untuk menggunakan pola-pola yang telah kami lakukan ini agar dapat menyukseskan prograam vaksinasi yang di arahkan oleh Presiden Jokowi," imbuhnya.

"PPKM yang berlanjut hingga 9 Agustus ini memaksa pedagang untuk melangsungkan kehidupan dengan kondisi tertatih-tatih. Maka IKAPPI berharap semua pihak untuk ikut bergotong royong agar dapat mensukseskan program vaksinasi dengan tagline pedagang sehat ekonomi kuat," pungkas Ainun.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Rekomendasi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Berita Terkini
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Infografis
5 Obat Flu dan Batuk...
5 Obat Flu dan Batuk Tradisional yang Aman untuk Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved