Kumpulkan Bukti Penembakan-Pembakaran, Komnas HAM Kunjungi Korban Rekoset Tembakan Oknum Polsek Nimboran

Selasa, 03 Agustus 2021 - 20:40 WIB
loading...
Kumpulkan Bukti Penembakan-Pembakaran,...
Kepala Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits Ramenday menyebut kondisi Frits Sem (22), warga yang terkena rekoset peluru anggota Polsek Nimboran stabil. Foto iNews TV/Edi S
A A A
JAYAPURA - Kepala Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits Ramenday menyebut kondisi Frits Sem (22), warga yang terkena rekoset peluru anggota Polsek Nimboran stabil. Hal ini dikatakan Frits kepada awak media setelah dirinya didampingi Kabiddokked Polda Papua Kombes Pol Nariyana dan Karumkit Bhayangkara Kompol Andi melihat langsung kondisi korban di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (3/7/2021) malam.

Baca : Pasukan Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Kopengga Enumbi Anggota KKB Puncak Jaya

Kunjungan itu dilakukan, setelah mantan Ketua AJI Jayapura itu pulang dari TKP di Genyem, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (03/08/2021) sore guna mengumpulkan sejumlah fakta-fakta lapangan terkait penembakan dan pembakaran Polsek Nimboran sekaligus untuk menindaklanjuti laporan yang diterima.

Kepada wartawan, Frits mengemukakan bahwa korban penembakan mendapatkan perawatan yang profesional dari RS Bhayangkara.

"Korban saya lihat stabil. Saat saya pegang tangannya, korban masih bisa berinteraksi. Untuk lebih jelasnya nanti bisa ke Kabid Dokkes atau Karumkit," katanya. Namun dirinya memastikan jika kondisi Frits Sem secara umun stabil dan bisa berinteraksi.

"Yang pasti korban tidak pakai oksigen, artinya bernafas baik. Secara umum kondisi stabil," katanya lagi. Mengenai investigasi dari Komnas, Frits mengaku belum mendapat kesimpulan karena sedang berproses.

"Kami belum selesaikan investigasi ini jadi, saya atau Komnas belum bisa kasih kesimpulan walaupun tadi sudah ke TKP, rekonstruksi, reposisi korban dan kita lihat beberapa bukti-bukti di TKP. Jadi, kami belum bisa berikan kesimpulan terhadap kasus ini karena investigasi belum selesai," timpalnya.

Dirinya mengaku bersikap netral dan memegang teguh prinsip Komnas HAM yakni Imparsialitas dalam penananan berbagai kasus kaitannya dengan HAM.

"Kami sudah meminta keterangan Kapolsek, anggota yang di TKP, saksi-saksi dan barang bukti. Namun kami belum bisa menyimpulkkan. Kami butuh waktu sekitar 4 hari," jelasnya.

Baca : Ada Warga Tertembak, Mapolsek Nimboran Jayapura Ludes Dibakar Massa

Sebelumnya, pada Senin (2/8/2021), kantor Mapolsek Nimboran di Genyem Distrik Nimboran dibakar sekelompok massa. Massa mengamuk setelah mengetahui korban Frits Sem terkena rekoset tembakan aparat Polsek. Personil Polri dari Polda Papua, Brimob dan Polres Jayapura disiagakan ke TKP untuk meredam situasi.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved