Tolak Revisi RPJMD, PDIP Sebut Gubernur Anies Tidak Fokus

Senin, 02 Agustus 2021 - 21:20 WIB
loading...
Tolak Revisi RPJMD,...
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengajukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dalam sidang paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (2/8/2021). Fraksi PDIP sebagai pemilik suara terbanyak secara tegas menolak perubahan tersebut.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, perubahan RPJMD yang diajukan Pemprov DKI itu merupakan dalih atau alasan tidak tercapainya target dalam pelaksanaannya. "Kenapa RPJMD mau diubah? Wong banyak target program unggulan gubernur tidak tercapai, bahkan sebelum pandemi, tiga tahun menjabat realisasinya jauh dari target," ujar Gembong di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (2/8/2021).
Baca juga: Sentilan PDIP untuk Anies dan Riza Patria Soal Vaksinasi Capai Target 7,5 Juta Jiwa

Saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memiliki banyak program unggulan untuk masyarakat Jakarta seperti program Rumah DP 0, OKE OCE, naturalisasi sungai, dan sebagainya yang dituangkan dalam RPJMD. Namun, dalam pelaksanaannya program tersebut di RPJMD banyak yang tidak sesuai target.

Menurutnya, hal itu akibat Anies tidak fokus dalam bekerja dan tidak mempunyai skala prioritas dalam merancang program kerja. "DP 0 targetnya 250 ribu, yang terbangun cuma 2.764, OKE-OCE yang katanya diberi modal dicariin pembeli lalu ujug-ujug berubah jadi Jakpreneur, sampai tahap pendanaan hanya 1.064 peserta, naturalisasi sungai apalagi, ada seujung kuku yang sudah selesai?" kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.

Fraksi PDIP meminta Pemprov DKI untuk segera mengajukan Raperda APBD Perubahan 2021, menyusun RKPD tahun anggaran 2022, KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2022 dengan tetap mengacu kepada RPJMD 2017-2022 Perda Nomor 1 Tahun 2018.
Baca juga: Masuk Cagar Budaya, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi GPIB Immanuel Secara Hati-hati

Gembong berpesan Pemprov DKI dan Gubernur jangan terlena dengan turunnya kasus aktif Covid-19 dan turunnya BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit di DKI Jakarta. "Jangan terlena seakan Covid sudah selesai, cakupan vaksinasi di beberapa kecamatan masih di bawah 40% seperti di Cakung, Ciracas, Duren Sawit, harusnya Pemprov DKI turun dan ajak warga yang belum divaksin," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI mengajukan revisi RPJMD 2017-2022. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, perubahan RPJMD diusulkan lantaran ekonomi Jakarta mengalami kontraksi selama pandemi Covid-19.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Rekomendasi
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved