Horor! Kecapekan, Relawan Pemakaman Jenazah COVID-19 Tidur di Kuburan
Jum'at, 30 Juli 2021 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Namun bukan hal mudah mencari relawan yang siap luar dalam untuk memakamkan jenazah COVID-19. Butuh nyali dan keberanian untuk menjadi relawan. Dari sini, permasalahan pun muncul.
Pihak Rukun Tetangga (RT) setempat kesulitan mencari relawan. Tak ada satu pun warga yang berani menjadi relawan pemakaman jenazah COVID-19. Padahal warga Dusun Selorejo memiliki 200 KK (kepala keluarga).
“Saat itu Ketua RT menunjuk warganya untuk jadi relawan tapi nggak ada yang mau. Akhirnya saya yang ditunjuk. Ya dengan sedikit terpaksa saya mau jadi relawan,” kata Pujiono.
“Sebelumnya selama enam jam mencari relawan, tak satu pun warga ada yang mau. Akhirnya ada tujuh orang, termasuk saya menjadi relawan pemakaman jenazah,” katanya.
Puji mengatakan jika dirinya tetap berbangga hati menjadi relawan pemakaman jenazah COVID-19. Karena dia merasa bisa membantu tanpa pamrih terhadap masyarakat khususnya warga di desanya yang sedang mengalami kesusahan saat kehilangan kerabat keluarga akibat COVID-19.
“Saya senang saja bisa jadi relawan (pemakaman jenazah COVID-19). Ya karena bisa menolong warga yang sedang kesusahan jika ada keluarganya yang meninggal karena COVID-19,” pungkasnya.
Pihak Rukun Tetangga (RT) setempat kesulitan mencari relawan. Tak ada satu pun warga yang berani menjadi relawan pemakaman jenazah COVID-19. Padahal warga Dusun Selorejo memiliki 200 KK (kepala keluarga).
“Saat itu Ketua RT menunjuk warganya untuk jadi relawan tapi nggak ada yang mau. Akhirnya saya yang ditunjuk. Ya dengan sedikit terpaksa saya mau jadi relawan,” kata Pujiono.
“Sebelumnya selama enam jam mencari relawan, tak satu pun warga ada yang mau. Akhirnya ada tujuh orang, termasuk saya menjadi relawan pemakaman jenazah,” katanya.
Puji mengatakan jika dirinya tetap berbangga hati menjadi relawan pemakaman jenazah COVID-19. Karena dia merasa bisa membantu tanpa pamrih terhadap masyarakat khususnya warga di desanya yang sedang mengalami kesusahan saat kehilangan kerabat keluarga akibat COVID-19.
“Saya senang saja bisa jadi relawan (pemakaman jenazah COVID-19). Ya karena bisa menolong warga yang sedang kesusahan jika ada keluarganya yang meninggal karena COVID-19,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :