Tertinggi di DKI Jakarta, Sebanyak 12.908 Warga Jaktim Dievakuasi karena Covid-19

Kamis, 29 Juli 2021 - 23:40 WIB
loading...
Tertinggi di DKI Jakarta,...
Kepala UPAS Dishub DKI Jakarta, Ali Murthado, menyebut sebanyak 12.908 warga Jaktim dievakuasi karena Covid-19. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut penyebaran tertinggi Covid-19 berada di wilayah Jakarta Timur. Berdasarkan catatan, Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengevakuasi sebanyak 36.385 pasien terkonfirmasi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga Juli 2021.

”Dari jumlah tersebut evakuasi pasien ke RS rujukan dan tempat isolasi paling banyak dilakukan di Jakarta Timur,” kata Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado, Kamis (29/7/2021).

Menurut dia, jumlah evakuasi di Jakarta Timur sebanyak 12.908, Jakarta Selatan sebanyak 10.214, Jakarta Utara sebanyak 5.885 warga. Kemudian Jakarta Pusat 4.785 warga, Jakarta Barat 2.369, dan Kepulauan Seribu sebanyak 19 warga, seluruhnya dievakuasi UPAS Dishub DKI berdasar permintaan pihak puskesmas kecamatan. Baca juga: Pemkot Jakarta Timur Targetkan 75% Warga Tervaksinasi pada 17 Agustus

Jajaran UPAS Dishub DKI Jakarta dilibatkan dalam proses evakuasi karena dalam satu kali perjalanan armadanya mampu mengangkut belasan warga. Namun, kata dia, hal itu berbeda dengan ambulans yang hanya beberapa. ”Untuk akumulasi evakuasi per kecamatan, tercatat Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur jadi kecamatan dengan jumlah evakuasi paling tinggi se-DKI. Sebanyak 4.293 warga dievakuasi dari sana, dan ini wilayah yang tertinggi,” ungkapnya. Baca juga: Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun Jadi 7.751

Ali menjelaskan Kecamatan Koja, Jakarta Utara jadi wilayah dengan evakuasi nomor dua paling tinggi se-DKI dengan jumlah 2.704, sementara Pasar Minggu Jakarta Selatan sebanyak 2.702. Guna melayani proses evakuasi warga terkonfirmasi Covid-19 ini UPAS Dishub DKI Jakarta mengerahkan 42 armada khusus yang dimodifikasi untuk evakuasi dengan melibatkan 90 awak.

Pada Juni 2021, kata dia, sempat ada lonjakan evakuasi pasien. Tercatat 6.893 pasien yang dievakuasi selama Juni 2021. ”Tapi di Juli 2021 sudah turun, data sementara Juli kita evakuasi 4.528 pasien. Saat ini kondisnya sudah mulai menurun, dan semoga wabah ini cepat berlalu,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga PIK dan UPK PPUKMP...
Warga PIK dan UPK PPUKMP Sepakati 5 Poin Kerja Sama Terkait Sewa Lahan
Pemkot Jakarta Timur...
Pemkot Jakarta Timur Dirikan 76 Posko Pemilu 2024
Memasuki Musim Hujan,...
Memasuki Musim Hujan, Pemkot Jaktim Siapkan Sumur Resapan 30 Meter
Rekomendasi
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved