Juru Parkir Tewas Dikeroyok Ternyata Korban Salah Sasaran

Kamis, 29 Juli 2021 - 20:07 WIB
loading...
Juru Parkir Tewas Dikeroyok...
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan tukang parkir saat rilis di Polrestabes Makassar, Kamis (29/7). Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Aparat gabungan dari Polsek Manggala, Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel meringkus 10 terduga pelaku pengeroyokan sampai menewaskan juru parkir berinisial SL (18) di Jalan Waduk Tunggu Pampang, Kota Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar , Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan, mereka diamankan secara terpisah di lima lokasi sekitar Kota Makassar, sejak Rabu 28 Juli sekira pukul 23.30 Wita. Dia menerangkan, umumnya terduga pelaku berusia remaja.

Baca juga:Juru Parkir Tewas Dikeroyok, Polisi Ringkus Enam Orang Diduga Pelaku

"Semuanya laki-laki ada yang 16, 17 dan 18 tahun dengan inisial MF, MM, AG, MM, AA, NP, WD, AY, MZ dan MI. Dari 10 orang, kurang lebih empat orang adalah pelajar, yang lain pengangguran atau putus sekolah," kata Jamal di Mapolrestabes Makassar, Kamis (29/7).

Dia mengatakan, pengungkapan dilakukan setelah petugas gabungan mengolah tempat kejadian sesaat peristiwa nahas itu dilaporkan keluarga SL pada Rabu 28 Juli sekira pukul 17.30 Wita. "Kami mendalami CCTV di sekitar TKP dan keterangan saksi-saksi," tutur Jamal.

Sejauh pemeriksaan terhadap para pelaku, kasus ini dipicu aksi balas dendam dan selisih paham antara kelompok pemuda lain dengan kelompok pelaku. Jamal menyebut beberapa pelaku dihadang dan diserang, bahkan motor pelaku sempat dirusak.

"Akhirnya pihak pelaku kembali lagi ke TKP di Waduk untuk balas dendam, menyerang dan setelah itu, yang ada di sana, korban sendiri yang ada, teman-temannya lari. Akhirnya korban dianiaya dan dibunuh," tutur Mantan Kapolsek Panakkukang ini.

Baca juga:Petugas Rutan Makassar Sisihkan Gaji Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dia menambahkan korban tewas dengan luka parah di sekujur tubuhnya. "Adapun beberapa luka di tubuh korban, yaitu ada luka tikaman di ulu hati, perut, tangan, dan luka lebam di wajah serta beberapa luka lainnya," tutur Alumni Akpol tahun 2005 ini.

Jamal menerangkan, dari hasil interogasi, korban diduga salah sasaran. Sebab menurut para pelaku, korban yang merupakan warga Kelurahan Betoa, Kecamatan Manggala tersebut tidak turut serta dalam penyerangan yang jadi pemicu balas dendam.

"Korban tidak ikut serta di sana, korban ini hanya duduk di atas motor, hanya melihat kejadian yang pertama. Untuk salah sasaran, kami sedang dalami juga, yang jelas ada penganiayaan yang menyebabkan kehilangan nyawa seseorang," katanya.

Kini 10 pemuda tersebut masih berada di Mapolrestabes Makassar. Polisi juga menyita barang bukti 5 unit sepeda motor milik pelaku, sebilah parang, badik dan badik. "Kita jerat dengan Pasal 338 KUHPidana Juncto Pasal 170 KUHPidana, ancaman hukuman 15 tahun penjara," tuturnya.

Baca juga:29 Tersangka Narkoba Diringkus saat Operasi Antik Lipu Polres Pelabuhan

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar , Iptu M Afhi Abrianto menambahkan pihaknya masih memburu satu orang pelaku yang diduga melempari korban dengan batu hingga tersungkur ke aspal. "Masih dalam pengejaran sudah ditetapkan sebagai DPO," imbuhnya.

Dia merincikan peran MF yakni memarangi korban di pipi dan lengan sebanyak satu kali. Lalu WD menusuk korban dengan badik di bagian perut, selebihnya memukul dengan kepalan tangan. "Lelaki MM ini yang lempar batako ke wajah korban, bersama NP dan AA," tutur Afhi.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Rekomendasi
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved