Gowa Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tiga Tahun Berturut

Kamis, 29 Juli 2021 - 15:15 WIB
loading...
Gowa Raih Penghargaan...
Pemkab Gowa berhasil meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak tiga berturut-turut. Foto: Istimewa
A A A
GOWA - Kabupaten Gowa kembali mendapatkan Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPA RI) yang ketiga kalinya, Kamis (29/7/2021).

Penghargaan ini sudah diraih Pemkab Gowa selama tiga tahun terakhir, setelah memberi ruang kepada anak-anak dengan sejumlah indikator.

Baca Juga: 12 Pelanggar Prokes Saat PPKM Level 3 di Gowa Langsung Diswab PCR

Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Gowa terus memberikan perhatian khusus kepada anak dalam rangka pemenuhan hak-hak anak.

Dia menyebutkan, salah satu yang dilakukan oleh Pemkab Gowa adalah menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) anak. Musrenbang anak ini untuk menyerap aspirasi anak-anak yang ada di Kabupaten Gowa.

"Jadi Musrenbang anak bagaimana kita mendengar kebutuhan anak-anak yang ada di desa. Musrenbang sama seperti Musrenbang biasa hanya yang hadir di sini adalah anak-anak. Dengan adanya musrembang pemerintah setempat bisa mengetahui kebutuhan khusus yang ada di desa," jelasnya, seusai menghadiri Penyerahan Penghargaan KLA Tahun 2021 secara virtual di Peace Room A'Kio Kantor Bupati Gowa , Kamis (29/7/2021).

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham mengatakan, selain Musrenbang Anak program lain Pemkab Gowa yang berpihak kepada anak-anak adalah forum anak.

"Forum anak bekerjasama dengan Bappeda. kemudian di forum anak itu ada beberapa apa program kerja yang mereka sendiri membuat untuk bagaimana anak-anak yang ada di kabupaten Gowa itu mempunyai kreativitas tinggi anak," kata Kawaidah.

Baca Juga: 740 Ton Beras PPKM Didistribusikan untuk Masyarakat Gowa

Lanjut Kawaidah dalam verifikasi KLA, ada 24 indikator yang menjadi penilaian. 24 Indikator ini asuk dalam 5 klaster, yaitu klaster pertama meliputi hak sipil dan kebebasan yang terdiri dari tiga indikator yaitu bagaimana pemenuhan hak anak di bidang akte kelahiran, informasi layak anak dan bagaimana partisipasi partisipasi anak di dalam melakukan pembangunan.

Kemudian klaster 2 itu adalah pengasuhan, yaitu bagaimana di Kabupaten ada pengasuhan alternatif selain pengasuhan dari keluarga, seperti PAUD dan LKSA.

Selanjutnya klaster 3 kesehatan, yaitu bagaimana anak-anak tersebut mendapat Kesehatan, tidak terlalu banyak stunting, angka bayi lahir tidak lagi di bawah garis merah, pemenuhan gizi anak , rumah tangga mendapat sanitasi air bersih dan kebutuhan-kebutuhan yang lain.

Kemudian klaster 4 yaitu pendidikan, terdiri sekolah ramah anak, ruang bermain ramah anak, masjid ramah anak dan ada jalur atau ada zona keselamatan dari dan ke sekolah, dan terakhir klaster 5 yaitu perlindungan, yaitu bagaimana melindungi anak-anak dari kekerasan dari stigma-stigma negatif, anak-anak tersebut berpartisipasi atau dilindungi dalam bencana, dan anak-anak tidak terkontaminasi dengan teroris-teroris.

Baca Juga: Melanggar Aturan PPKM Level Tiga, 32 UMKM di Gowa Dapat Teguran

"Inilah 24 indikator yang kita isi melalui evaluasi mandiri kemudian evaluasi verifikasi dari kementerian dan lembaga terkait dan hasilnya kita berada di peringkat Pratama ini dan sudah tahun ketiga dan kita selalu bertekad untuk lebih dan lebih untuk bagaimana kabupaten Gowa ini menjadi kabupaten yang layak anak sesungguhnya," ungkap.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Arena Judi Sabung...
2 Arena Judi Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Petugas Bongkar dan Bakar Lokasi
Geng Motor Remaja Serang...
Geng Motor Remaja Serang Permukiman Warga di Gowa dengan Panah, 3 Orang Luka-luka
Kabar Duka, Raja Gowa...
Kabar Duka, Raja Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Meninggal Dunia
Sekdakab Batola Berharap...
Sekdakab Batola Berharap Penilaian KLA Lebih Meningkat
Kagumi Kemajuan Desa...
Kagumi Kemajuan Desa di Jateng, Kepala Desa dan Bupati Gowa Belajar ke Ganjar
P4S Punya Peran Penting...
P4S Punya Peran Penting Mendukung Pembangunan Pertanian
AgenBRILink Dekatkan...
AgenBRILink Dekatkan Akses Layanan Keuangan bagi Petani di Gowa
Ganjar Mbangun Ndeso...
Ganjar Mbangun Ndeso Bisa Jadi Contoh Daerah Lain
Masuk 36 Event Terbaik...
Masuk 36 Event Terbaik Dunia, Kopi Topidi Gowa Jadi Brand Terkenal
Rekomendasi
Kejagung Siap Hadapi...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Lodewyk Pusung Tersangka Kasus Tata Kelola MBG
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Berita Terkini
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Resmikan SDH Global...
Resmikan SDH Global di Bali, PHG: Perkuat Pendidikan Pencetak Generasi Berkarakter
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved