Pemkot Tangsel Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Rp26,9 Miliar
Rabu, 28 Juli 2021 - 10:52 WIB
loading...
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) periode bulan Januari-Juni 2021. Total insentif tenaga kesehatan yang dibayar mencapai Rp26.916.960.901. SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) periode bulan Januari-Juni 2021. Total insentif tenaga kesehatan yang dibayar mencapai Rp26.916.960.901.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, tenaga kesehatan menjadi salah satu perhatian Pemkot Tangsel, sebagai garda paling depan dalam melawan COVID-19, dengan jumlah total mencapai 1.014 orang. (Baca juga; Mendagri Apresiasi Daerah yang Realisasikan APBD dan Cairkan Insentif Nakes )
"Total anggaran kita untuk insentif nakes sebesar Rp27.000.000.000 dan realisasinya mulai dari Januari sampai Juni 2021 telah mencapai Rp26.916.960.901 untuk 1.014 orang nakes," kata Benyamin, kepada SINDOnews, di Puspemkot Tangsel, Rabu (28/7/2021) pagi.
Dia menjelaskan, peran tenaga kesehatan dalam melawan COVID-19 sangat besar. Apalagi, saat menghadapi lonjakan kasus, dengan tingkat kematian yang tinggi hingga 40 orang per hari. (Baca juga; Bayar Insentif Nakes 100 Persen, Mendagri Puji Pemkot Depok )
"Yang tidak kalah penting, angka kematian di Tangsel sudah terlampau mengkhawatirkan. Sudah 3% menurun, tapi luasan areanya kita siapkan hanya untuk berjaga-jaga terjadi lonjakan kembali," sambung Benyamin.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, tenaga kesehatan menjadi salah satu perhatian Pemkot Tangsel, sebagai garda paling depan dalam melawan COVID-19, dengan jumlah total mencapai 1.014 orang. (Baca juga; Mendagri Apresiasi Daerah yang Realisasikan APBD dan Cairkan Insentif Nakes )
"Total anggaran kita untuk insentif nakes sebesar Rp27.000.000.000 dan realisasinya mulai dari Januari sampai Juni 2021 telah mencapai Rp26.916.960.901 untuk 1.014 orang nakes," kata Benyamin, kepada SINDOnews, di Puspemkot Tangsel, Rabu (28/7/2021) pagi.
Dia menjelaskan, peran tenaga kesehatan dalam melawan COVID-19 sangat besar. Apalagi, saat menghadapi lonjakan kasus, dengan tingkat kematian yang tinggi hingga 40 orang per hari. (Baca juga; Bayar Insentif Nakes 100 Persen, Mendagri Puji Pemkot Depok )
"Yang tidak kalah penting, angka kematian di Tangsel sudah terlampau mengkhawatirkan. Sudah 3% menurun, tapi luasan areanya kita siapkan hanya untuk berjaga-jaga terjadi lonjakan kembali," sambung Benyamin.
Lihat Juga :