alexametrics

Dukun Sakti di SBD Ngaku Sembuhkan Corona dengan Air, Gula, Garam, dan Permen

loading...
Dukun Sakti di SBD Ngaku Sembuhkan Corona dengan Air, Gula, Garam, dan Permen
Samuel Rangga Bali, dukun yang mengaku bisa menyembuhkan Corona.Foto/iNews TV/Dionisius Umbu Ana Lodu
A+ A-
SUMBA BARAT DAYA - Kalau di Jawa Timur ada dukun yang mengaku bisa memasukkan dan mengeluarkan virus Corona dari dalam tubuh manusia, di Kampung Galuwiyo, Desa Tanjung Karoso, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) ada Samuel Rangga Bali yang mengaku bisa menyembuhkan virus COVID-19.

Berita tentang kesaktian Samuel yang mengaku mendapat wahyu dari tuhan itu, viral di media sosial (medsos) Facebook (FB) dan YouTube. Akibatnya, rumah sekaligus tempat praktik Samuel di Kampung Galuwiyo ramai dikunjungi warga untuk berobat COVID-19.

Selain memberikan doa, Samuel juga memberikan ramuan hasil racikannya kepada warga yang datang berobat.
(Baca juga: Jalan Ditutup Kades, Bayi Meninggal karena Ibu Hamil Tak Bisa ke RS)

Racikan obat Samuel terdiri dari air mineral ukuran 1.500 ml, gula pasir 1/2 kg, garam secukupnya, dan permen Winston (permen rasa mint).



Kemudian seluruh bahan tersebut dicampur jadi satu, lalu diberikan kepada warga yang berobat untuk diminum. Ramainya warga yang datang berobat ke Samuel, direkam dalam video oleh salah seorang bidan.

Informasi yang tersebar luas itu, mengundang aparat keamanan dan juga camat setempat ke lokasi. Seperti dalam video yang dibagikan dalam account YouTube Alexius Hakola, Rabu (27/05/2020) lalu.

Aparat keamanan dan camat memberikan imbauan agar warga tidak lagi datangi tempat praktek Sameul. Dia diminta untuk hentikan sementara prakteknya, karena kondisi di mana protap kesehatan dalam kaitan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Menurut Frengky Keban, salah seorang jurnalis harian regional yang bertugas di SBD, praktek Sameul tidak lagi dilaksanakan mulai Kamis (28/5/2020).

“Mulai hari ini tidak lagi ada praktek, arena kondisi lagi pandemi seperti ini juga mematuhi protap kesehatan. Saya dapatkan info itu dari camat setempat,” kata Frengky, Kamis (28/05).
(zil)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak