Wujudkan Herd Immunity, Pemprov Jawa Timur Optimalkan Vaksinasi untuk Pekerja
Sabtu, 24 Juli 2021 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Toba Gempar, Melarikan Diri Dari RS dan Berulah Pasien COVID-19 Dipukuli Warga
Vaksinasi sektor pekerja ini mendapat dukungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan. Vaksinasi yang bertujuan untuk mendukung percepatan pembentukkan herd immunity ini, sebagai salah satu upaya menanggulangi COVID-19.
"Saya mengimbau kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis ini agar herd immunity dapat segera terbentuk. Sehingga perekonomian nasional segera bangkit," kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Deny Yusyulian.
Baca juga: Tangis Pecah di Tol Cipali, Polantas Polres Majalengka Selamatkan Ibu Melahirkan di Bus
Dia menyatakan, perekonomian digerakkan oleh pekerja. Mereka yang melakukan aktivitas produktif menciptakan nilai tambah atau output di perekonomian. Sehingga pekerja harus mendapatkan prioritas vaksinasi , demikian juga dengan masyarakat. "Meski sudah vaksin, pekerja harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," terangnya.
Vaksinasi sektor pekerja ini mendapat dukungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan. Vaksinasi yang bertujuan untuk mendukung percepatan pembentukkan herd immunity ini, sebagai salah satu upaya menanggulangi COVID-19.
"Saya mengimbau kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis ini agar herd immunity dapat segera terbentuk. Sehingga perekonomian nasional segera bangkit," kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Deny Yusyulian.
Baca juga: Tangis Pecah di Tol Cipali, Polantas Polres Majalengka Selamatkan Ibu Melahirkan di Bus
Dia menyatakan, perekonomian digerakkan oleh pekerja. Mereka yang melakukan aktivitas produktif menciptakan nilai tambah atau output di perekonomian. Sehingga pekerja harus mendapatkan prioritas vaksinasi , demikian juga dengan masyarakat. "Meski sudah vaksin, pekerja harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :