Korban Amukan Keluarga Pasien COVID-19 Melapor, Polisi Fasilitasi Mediasi
Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
"Namun pelaku emosi dan terjadilah keributan. Dari hasil keterangan saksi-saksi, tidak ada niatan pelaku melukai tenaga kesehatan iti. Hanya saja, karena emosi sesaat ditambah antisipasi petugas keamanan rumah sakit sehingga terjadi keributan," ujarnya.
Pada saat kejadian juga tidak terjadi pemukulan terhadap tenaga kesehatan. Namun yang terjadi hanya adu badan dengan satpam rumah sakit karena berebut gunting yang dikhawatirkan disalahgunakan pelaku.
"Itu reflek saja sebenarnya, ingin mengamankan gunting yang dipegang pelaku. Gunting sendiri didapat pelaku di rumah sakit karena selesai dipakai memotong label tabung," terangnya.
Kapolsek menambahkan, pelaku emosi karena kawatir terjadi salah urus dalam pemulasaran jenazah akibat termakan informasi hoaks seperti adanya kabar pengambilan organ milik almarhum.
"Pasien COVID-19 yang meninggal tersebut karena rumah sakit kehabisan tabung oksigen. Sehingga, pasien tidak dapat ditangani secara maksimal, sementara kondisinya sudah cukup parah," jelasnya.
Pada saat kejadian juga tidak terjadi pemukulan terhadap tenaga kesehatan. Namun yang terjadi hanya adu badan dengan satpam rumah sakit karena berebut gunting yang dikhawatirkan disalahgunakan pelaku.
"Itu reflek saja sebenarnya, ingin mengamankan gunting yang dipegang pelaku. Gunting sendiri didapat pelaku di rumah sakit karena selesai dipakai memotong label tabung," terangnya.
Kapolsek menambahkan, pelaku emosi karena kawatir terjadi salah urus dalam pemulasaran jenazah akibat termakan informasi hoaks seperti adanya kabar pengambilan organ milik almarhum.
"Pasien COVID-19 yang meninggal tersebut karena rumah sakit kehabisan tabung oksigen. Sehingga, pasien tidak dapat ditangani secara maksimal, sementara kondisinya sudah cukup parah," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :