Setahun Pengangguran di KBB Naik 28.882, Didominasi Kalangan Usia Produktif
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:11 WIB
loading...
Sektor pariwisata menjadi salah satu yang sangat terdampak pandemi COVID-19. Disnakertrans KBB khawatir jika pandemi masih terjadi dalam kurun waktu yang lama angka pengangguran bisa terus meningkat. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Imbas pandemi COVID-19 jumlah angka pengangguran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) melonjak tajam. Susahnya lapangan pekerjaan dan banyaknya pekerja yang di-PHK akibat perusahaan mereka tutup menjadi salah satu faktor pemicu naiknya angka pengangguran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB, Panji Hermawan mengatakan jumlah pengangguran di KBB tahun 2020 mengalami peningkatan. Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah dan tantangan untuk mencari solusi mengingat para pengangguran itu adalah pencari kerja yang berusia produktif. Baca juga: PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Permintaan Insentif dari Pengusaha
"Data tahun 2019 jumlah pengangguran di KBB hanya 62.695 orang, tahun 2020 ketika COVID-19 sudah berkecamuk, data pengangguran naik menjadi 91.577 orang," sebutnya, Kamis (22/7/2021).
Menurutnya, mereka adalah para pencari kerja yang berusia produktif dengan kategori pendidikan beragam seperti dari SMP, SMA/SMK, dan S1 (sarjana). Yang paling banyak adalah dari SMA/SMK dan S1, dimana mereka adalah orang-orang yang baru lulus menyelesaikan studi atau fresh graduate.
Sementara untuk data tahun 2021 saat ini masih diinventarisir karen masih tahun berjalan. Namun diprediksi jumlah pengangguran dan korban PHK akan kembali bertambah mengingat di sepanjang semester awal tahun ini kasus COVID-19 belum juga mereda. Bahkan dengan adanya PPKM darurat sejumlah perusahaan khususnya di sektor wisata harus tutup.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB, Panji Hermawan mengatakan jumlah pengangguran di KBB tahun 2020 mengalami peningkatan. Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah dan tantangan untuk mencari solusi mengingat para pengangguran itu adalah pencari kerja yang berusia produktif. Baca juga: PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Permintaan Insentif dari Pengusaha
"Data tahun 2019 jumlah pengangguran di KBB hanya 62.695 orang, tahun 2020 ketika COVID-19 sudah berkecamuk, data pengangguran naik menjadi 91.577 orang," sebutnya, Kamis (22/7/2021).
Menurutnya, mereka adalah para pencari kerja yang berusia produktif dengan kategori pendidikan beragam seperti dari SMP, SMA/SMK, dan S1 (sarjana). Yang paling banyak adalah dari SMA/SMK dan S1, dimana mereka adalah orang-orang yang baru lulus menyelesaikan studi atau fresh graduate.
Sementara untuk data tahun 2021 saat ini masih diinventarisir karen masih tahun berjalan. Namun diprediksi jumlah pengangguran dan korban PHK akan kembali bertambah mengingat di sepanjang semester awal tahun ini kasus COVID-19 belum juga mereda. Bahkan dengan adanya PPKM darurat sejumlah perusahaan khususnya di sektor wisata harus tutup.
Lihat Juga :