Emosi Sering Dirampok, Ratusan Warga Sorong Blokade Jalan dan Bakar Ban
Kamis, 22 Juli 2021 - 01:05 WIB
loading...
Ratusan warga di Kota Sorong Papua memblokade jalan dan membakar ban bekas karena emosi kerap dirampok. Foto: iNewsTV/Chanry Andrew Suripatty
A
A
A
SORONG - Suasana Kota Sorong sempat mencekam akibat ratusan warga memblokade Jalan Jendral Sudirman dan membakar ban bekas, tepatnya di Kompleks Pasar Bersama Kota Sorong, Papua Barat , karena kesal kerap menjadi korban perampokan dan penjarahan dalam kurunwaktu sepekan terakhir, Rabu (21/7/2021).
Menurut Muhamad Yunus, emosi warga yang sebagian besar adalah warga non pribumi ini memuncak setelah pada hari Rabu (21/7/2021) subuh, dua rumah di sekitar kompleks pasar bersama dan lima unit mobil dirusak oleh sejumlah perampok. Bahkan seorang wanita sempat ditodong dengan senjata tajam di bagian lehernya.
Baca juga: Sadis, Pria di Makassar Tewas Bersimbah Darah Usai Ditombak dan Dikeroyok 4 Anggota Keluarganya
“Jadi kejadian ini terjadi pada tiga hari lalu dan terakhir pada hari Rabu (21/7/2021) subuh tadi, ada sekitardua rumah dan lima mobil dirusak para perampok. Bahkan seorang korban wanita ditodong dengan parang di leher,” kata Muhammad Yunus warga di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/7/2021).
Menurut Yunus, aksi warga ini merupakan bentuk kekesalan karena menjadi korban pencurian.Sejumlah aksi perampokan ini menurut Muhammad Yunus telah dilaporkan kepada pihak kepolisian agar para pelaku dapat segera ditangkap.
Yunus pun mengatakan pihaknya sudah berusaha menahan warga untuk tidak bertindak anarkis, namun karena warga sudah emosi dan sudah tidak tahan dengan aksi perampokan tersebut, membuat warga marah dan melakukan blokade jalan.
Menurut Muhamad Yunus, emosi warga yang sebagian besar adalah warga non pribumi ini memuncak setelah pada hari Rabu (21/7/2021) subuh, dua rumah di sekitar kompleks pasar bersama dan lima unit mobil dirusak oleh sejumlah perampok. Bahkan seorang wanita sempat ditodong dengan senjata tajam di bagian lehernya.
Baca juga: Sadis, Pria di Makassar Tewas Bersimbah Darah Usai Ditombak dan Dikeroyok 4 Anggota Keluarganya
“Jadi kejadian ini terjadi pada tiga hari lalu dan terakhir pada hari Rabu (21/7/2021) subuh tadi, ada sekitardua rumah dan lima mobil dirusak para perampok. Bahkan seorang korban wanita ditodong dengan parang di leher,” kata Muhammad Yunus warga di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/7/2021).
Menurut Yunus, aksi warga ini merupakan bentuk kekesalan karena menjadi korban pencurian.Sejumlah aksi perampokan ini menurut Muhammad Yunus telah dilaporkan kepada pihak kepolisian agar para pelaku dapat segera ditangkap.
Yunus pun mengatakan pihaknya sudah berusaha menahan warga untuk tidak bertindak anarkis, namun karena warga sudah emosi dan sudah tidak tahan dengan aksi perampokan tersebut, membuat warga marah dan melakukan blokade jalan.
Lihat Juga :