PHRI-IHGMA Gelar Doa Bersama Lintas Agama Berharap Pandemi Berlalu
Rabu, 21 Juli 2021 - 19:47 WIB
loading...
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bersama Indonesian Hotel General Manager Asociation (IHGMA) menggelar doa bersama lintas agama di Hotel Claro Rabu, (21/7/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bersama Indonesian Hotel General Manager Asociation (IHGMA) menggelar doa bersama lima agama di Hotel Claro Rabu, (21/7/2021).
Acara doa yang digelar secara hybrid tersebut dibuka langsung oleh Anggiat Sinaga selaku Ketua PHRI Sulsel. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa lima agama yang dipimpin masing-masing pemuka agama.
Baca Juga: COVID-19 Terus Menggila, Tokoh Perempuan Lintas Iman Gelar Doa Bersama
Doa secara Islami dipimpin oleh Ustad Arifuddin Lewa, Kristen dipimpin Pendeta Fritz Bakker, Katolik dipimpin Pastor Alexander Palino MSC, Hindu dipimpin Pinandita I Wayan Nenra dan Buddha dipimpin Romo Bumi Horas.
Anggiat Sinaga yang ditemui usai doa bersama mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap wabah Covid-19 yang telah memporak-porandakan negeri. Utamanya sektor usah yang membuat ekonomi terpuruk.
"Kegiatan ini sederhana saja, bersama pemuka lima agama dan komunitas secara hybrid. Kita satukan hati untuk memohon kuasa tuhan," ujarnya.
Dia mengatakan, sektor usaha utamanya hotel cukup terpuruk dengan adanya pandemi ini. Tercatat okupansi perhotelan menurun ke angka 18%. Padahal sebelumnya sudah menunjukkan tren positif . Hal ini secara fluktuatif terus terjadi sejak tahun 2020 lalu.
Acara doa yang digelar secara hybrid tersebut dibuka langsung oleh Anggiat Sinaga selaku Ketua PHRI Sulsel. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa lima agama yang dipimpin masing-masing pemuka agama.
Baca Juga: COVID-19 Terus Menggila, Tokoh Perempuan Lintas Iman Gelar Doa Bersama
Doa secara Islami dipimpin oleh Ustad Arifuddin Lewa, Kristen dipimpin Pendeta Fritz Bakker, Katolik dipimpin Pastor Alexander Palino MSC, Hindu dipimpin Pinandita I Wayan Nenra dan Buddha dipimpin Romo Bumi Horas.
Anggiat Sinaga yang ditemui usai doa bersama mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap wabah Covid-19 yang telah memporak-porandakan negeri. Utamanya sektor usah yang membuat ekonomi terpuruk.
"Kegiatan ini sederhana saja, bersama pemuka lima agama dan komunitas secara hybrid. Kita satukan hati untuk memohon kuasa tuhan," ujarnya.
Dia mengatakan, sektor usaha utamanya hotel cukup terpuruk dengan adanya pandemi ini. Tercatat okupansi perhotelan menurun ke angka 18%. Padahal sebelumnya sudah menunjukkan tren positif . Hal ini secara fluktuatif terus terjadi sejak tahun 2020 lalu.
Lihat Juga :