Satgas Oksigen Jabar Siaga Penuh Atasi Kondisi Darurat di Rumah Sakit

Rabu, 21 Juli 2021 - 13:07 WIB
loading...
Satgas Oksigen Jabar...
Petugas Satgas Oksigen Jabar saat akan mengirim tabung oksigen ke rumah sakit-rumah sakit di Jabar. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Satuan Tugas (Satgas) Oksigen Jabar bersiaga penuh untuk mengatasi kondisi darurat yang dialami rumah sakit-rumah sakit terkait ketersediaan oksigen.

Baca juga: Sidang Gugatan Class Action, Warga Blitar Sembelih Sapi Simbol Ditutupnya Greenfields

Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, Taufiq Budi Santoso mengatakan, hingga saat ini, Satgas Oksigen Jabar terus bergerak memasok oksigen ke rumah sakit-rumah sakit yang memiliki kebutuhan oksigen sangat mendesak.

Baca juga: Tangis Pecah di Medan, Gereja Dilempari Molotov Puluhan Kios Dibakar dan Dijarah Pelaku Tawuran

Taufik juga mengatakan bahwa Satgas Oksigen Jabar telah mengantisipasi kondisi darurat oksigen yang sempat dialami rumah sakit (RS) Immanuel, Kota Bandung di mana rumah sakit tersebut sempat nyaris kehabisan stok oksigen bagi pasiennya, termasuk pasien COVID-19.

"Untuk rumah sakit Immanuel telah dilakukan juga bantuan distribusi oksigen melalui Posko Oksigen Jabar dan mengoordinasikan penyaluran oksigen liquid dari bantuan Kemenkes (Kementerian Kesehatan)," kata Taufiq di Bandung, Rabu (21/7/2021).

Menurut Taufik, sebagai langkah antisipasi kondisi darurat di Rumah Sakit Immanuel, pihaknya telah mengirimkan liquid oksigen dan tabung oksigen berbagai ukuran hasil kolaborasi, di antaranya 15 tabung oksigen ukuran 6 meter kubik, 22 tabung ukuran 1 meter kubik dan 3 VGL dari distributor PT Sari Angin, dan 16 tabung ukuran 1 meter kubik dari buffer stock Posko Oksigen Jabar.

"Telah dikirimkan 3 ton oksigen liquid dari PT Samator Cibitung yang bersumber dari bantuan Kemenkes sebagai hasil komunikasi di Posko Oksigen Jabar," papar Taufiq.

Menurut dia, Pemprov Jabar pun terus melakukan komunikasi dan kolaborasi untuk mengatasi kelangkaan oksigen di Jabar, baik dengan pihak BUMN maupun swasta.

Dia meyakinkan, kerja sama dengan BUMN dan swasta terus berlanjut untuk mendukung kebutuhan oksigen di Jabar, seperti dengan PT Pupuk Sriwidjaja yang sudah mengirim 10 ton liquid oksigen dan Tanoto Foundation yang sudah memasok 46 ton oksigen pada tahap I.

Saat ini, kata Taufiq, pihaknya dan Tanoto Foundation sedang menyiapkan proses pengiriman oksigen tahap II. Sedangkan kolaborasi dengan PT Krakatau Steel terkait pengisian ulang tabung oksigen dari seluruh rumah sakit di Jabar terus dilakukan setiap harinya.

"Pengisian ulang dengan PT Krakatau Steel untuk rumah sakit di Jabar sampai saat ini berjumlah 1.977 tabung oksigen," sebut Taufik.

"Kolaborasi terjalin karena komunikasi dan hubungan yang sangat baik dari Bapak Gubernur dengan berbagai pihak yang ditindaklanjuti secara manajerial dan teknis oleh Posko Oksigen Jawa Barat," lanjut dia.

Berkat kolaborasi tersebut, Satgas Oksigen Jabar sudah menyalurkan 50,89 ton liquid oksigen kepada rumah sakit-rumah sakit di Jabar. Selain liquid oksigen, ribuan tabung oksigen pun sudah dikirim ke rumah sakit-rumah sakit yang tersebar di Jabar.

Rinciannya, 300 tabung berukuran 6 meter kubik dan 100 tabung berukuran 1 meter kubik dari Baznas Jabar, 200 tabung berukuran 6 meter kubik dari pihak swasta maupun perorangan, 1.466 tabung berukuran 10 meter kubik dari Singapura, dan 200 tabung berukuran 6 meter kubik dari Kemenkes.

"Posko Oksigen Provinsi Jabar pun berupaya untuk menyimpan buffer stock dalam jumlah cukup, yang secara bergilir akan dikirimkan ke rumah yang kebutuhannya sangat mendesak," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved