Aksi Heroik Prajurit TNI Evakuasi 2 Jenazah Teroris Mujahidin Indonesia Timur di Poso
Rabu, 14 Juli 2021 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
"Tiga hari sebelumnya tim evakuasi menghadapi banyak rintangan alam, medan dan cuaca yang sering berubah-ubah mulai dari TKP dan di sepanjang rute evakuasi," ungkapnya.
Koopsgabsus TNI menurunkan 2 Tim Tricakti dan 1 Tim Chandraca sejak Minggu (11/7/2021) terus berupaya mengevakuasi jenazah. Informasi di lapangan hari pertama, tim evakuasi hanya dapat bergerak sekitar 600 meter dari TKP menuju titik penjemputanlanding zonedarurat yang telah disiapkan.
"Kesulitan utama adalah beratnya medan karena vegetasi tumbuhan yang rapat serta banyaknya bebatuan besar di tebing sisi kiri dan kanan sungai, sehingga menyulitkan pasukan menembus rute yang dilewati," kata Rafael.
Tim evakuasi hari kedua pada hari Senin pagi(12/7/2021) dari pukul 06.00 WITA kembali dilanjutkan setelah sempat istirahat tadi malam karena terkendala cuaca hujan deras dan tidak ada jalan. Sehingga tim harus merintis rute baru keluar TKP.
Memasuki hari ketiga evakuasi pada Selasa pagi (13/7/2021) pukul 07.00 WITA, tim evakuasi hampir berhasil mengangkat jenazah menggunakan Heli Caracal TNI AU. Namun karena sempitnya medan serta lebatnya hutan menyulitkan manuver heli untukhover dengan aman. Apabila dipaksakan akan sangat beresiko untuk keamanan alutsista.
Rafael menjelaskan, evakuasi yang melibatkan masyarakat kembali menemui kendala setelah sempat menggunakan rakit menyusuri sungai sepanjang hampir 500 meter dari posisi sebelumnya. Ternyata di depan terdapat air terjun lebih 75 meter yang memaksa tim evakuasi menurunkan jenazah menggunakan tali.
Koopsgabsus TNI menurunkan 2 Tim Tricakti dan 1 Tim Chandraca sejak Minggu (11/7/2021) terus berupaya mengevakuasi jenazah. Informasi di lapangan hari pertama, tim evakuasi hanya dapat bergerak sekitar 600 meter dari TKP menuju titik penjemputanlanding zonedarurat yang telah disiapkan.
"Kesulitan utama adalah beratnya medan karena vegetasi tumbuhan yang rapat serta banyaknya bebatuan besar di tebing sisi kiri dan kanan sungai, sehingga menyulitkan pasukan menembus rute yang dilewati," kata Rafael.
Tim evakuasi hari kedua pada hari Senin pagi(12/7/2021) dari pukul 06.00 WITA kembali dilanjutkan setelah sempat istirahat tadi malam karena terkendala cuaca hujan deras dan tidak ada jalan. Sehingga tim harus merintis rute baru keluar TKP.
Memasuki hari ketiga evakuasi pada Selasa pagi (13/7/2021) pukul 07.00 WITA, tim evakuasi hampir berhasil mengangkat jenazah menggunakan Heli Caracal TNI AU. Namun karena sempitnya medan serta lebatnya hutan menyulitkan manuver heli untukhover dengan aman. Apabila dipaksakan akan sangat beresiko untuk keamanan alutsista.
Rafael menjelaskan, evakuasi yang melibatkan masyarakat kembali menemui kendala setelah sempat menggunakan rakit menyusuri sungai sepanjang hampir 500 meter dari posisi sebelumnya. Ternyata di depan terdapat air terjun lebih 75 meter yang memaksa tim evakuasi menurunkan jenazah menggunakan tali.
Lihat Juga :