Ribuan Siswa SMP dan SMA di Kota Bandung Ikuti Vaksinasi Massal
Rabu, 14 Juli 2021 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama Kabinda Jabar, Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto mengatakan, selain vaksinasi bagi warga usia 12 - 17 tahun, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi "door to door" bagi warga masyarakat yang tersentral di Kota Bogor.
“Dikhususkan untuk orang-orang yang belum terdaftar untuk vaksin atau belum melaksanakan vaksin dan kita juga dalam rangka mempercapat program vaksinasi,” lanjutnya.
Di Jawa Barat, kata dia, untuk vaksinasi remaja baru 839 orang dan total remaja yang terdata ada 4.867.047 orang. Selain di Kota Bandung, menurutnya BIN juga melaksanakannya di 13 provinsi lain. Di antaranya, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Bali, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Kaltim, Sulsel dan Papua.
"Target kita seluruhnya nencapai 80 persen tervaksin. Dan situasi kondisi dinilai agak normal maka lanjut kepada apa yang diinginkan yakni pembelajaran tatap muka," kata dia.
Sementara itu, salah satu penerima vaksin, Shazia mengaku mau divaksin karena ingin terhindar dari Covid-19 dan bersekolah seperti sedia kala. “Biar terhindar dari virus, biar bisa tatap muka lagi,” tutur siswa SMPN 2 Kota Bandung.
“Dikhususkan untuk orang-orang yang belum terdaftar untuk vaksin atau belum melaksanakan vaksin dan kita juga dalam rangka mempercapat program vaksinasi,” lanjutnya.
Di Jawa Barat, kata dia, untuk vaksinasi remaja baru 839 orang dan total remaja yang terdata ada 4.867.047 orang. Selain di Kota Bandung, menurutnya BIN juga melaksanakannya di 13 provinsi lain. Di antaranya, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Bali, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Kaltim, Sulsel dan Papua.
"Target kita seluruhnya nencapai 80 persen tervaksin. Dan situasi kondisi dinilai agak normal maka lanjut kepada apa yang diinginkan yakni pembelajaran tatap muka," kata dia.
Sementara itu, salah satu penerima vaksin, Shazia mengaku mau divaksin karena ingin terhindar dari Covid-19 dan bersekolah seperti sedia kala. “Biar terhindar dari virus, biar bisa tatap muka lagi,” tutur siswa SMPN 2 Kota Bandung.
(msd)
Lihat Juga :