Mitigasi Puncak Gelombang Kedua Pandemi, RS PKT Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 14 Juli 2021 - 07:35 WIB
loading...
Mitigasi Puncak Gelombang...
Penyerahan bantuan dari PKT bagi lima rumah sakit di sekitar Bontang, Kalimantan Timur untuk mendukung penanganan COVID-19. Foto/Ist
A A A
BONTANG - Lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi saat ini berdampak terhadap kurangnya fasilitas Rumah Sakit (RS). Peningkatan kapasitas RS menjadi fokus Pupuk Kaltim (PKT) untuk memitigasi puncak gelombang kedua COVID-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) .

Baca juga: Karawang Masuk Zona Hitam COVID-19, Bupati Cellica Ancam Pidanakan Industri Nakal

Selain itu fasilitas akses tes COVID-19 di RS PKT yang menjadi satu-satunya RS di Bontang yang memiliki Laboratorium Biomolekuler Polymerase Chain Reaction (Lab PCR) dimaksimalkan.

Baca juga: Ular Piton Sepanjang 8 Meter Gemparkan Warga Bungo

Sejak didirikan pada September 2020 lalu hingga 7 Juli 2021, laboratorium tersebut telah melakukan tes 36 ribu lebih spesimen dari karyawan, keluarga karyawan dan masyarakat.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi mengatakan, sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang fokus memaksimalkan sinergi perusahaan BUMN dalam penanganan pandemi, PKT secara aktif terus membantu penanganan dan mitigasi COVID-19. Peningkatan kapasitas RS dilakukkan baik secara fasilitas maupun keamanan dan kesehatan para nakes. Hal menjadi fokus perusahaan guna memitigasi lonjakan puncak gelombang kedua pandemi.

"Selain memastikan kapasitas, pelayanan dan penanganan maksimal di RS PKT yang juga salah satu RS rujukan penanganan COVID-19. PKT juga turut memberikan beragam dukungan dan bantuan bagi lima RS di Bontang," kata Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/7/2021).

Dalam hal peningkatan kapasitas RS PKT, tercatat tambahan kamar ICU khusus COVID-19 menjadi total 9 kamar detngan fasilitas kesehatan lengkap termasuk ventilator, ruang isolasi dengan total 110 tempat tidur. Selain itu terdapat satu alat donor plasma konvalesen, 400 APD bagi tenaga medis, paket penambah imun bagi 180 orang tenaga medis hingga lebih dari 100 box supply makanan bagi para nakes per harinya telah disalurkan ke lima rumah sakit dan puskesmas di sekitar Bontang.

Sejumlah sembako dan hidangan siap makan juga telah disalurkan oleh perusahaan bagi ratusan masyarakat Bontang yang sedang menjalani isolasi mandiri. Guna mempercepat proses distribusi bantuan, PKT juga memberdayakan para mitra binaan perusahaan dalam memproduksi APD dan menyalurkan sembako serta hidangan siap makan.

"Kemampuan dan keahlian perusahaan dalam memproduksi oksigen juga diharapkan mampu mempercepat distribusi bagi rumah sakit yang sedang membutuhkan," ujarnya.

Direktur Utama RS PKT Grup, Nurul Fathoni mengatakan, dukungan perusahaan sangat
berpengaruh terhadap kualitas layanan yang diberikan pihak RS kepada masyarakat. Sehingga peran RS PKT dalam mendukung penangan COVID-19 dapat berjalan dengan lebih maksimal.

Selain itu, Laboratorium PCR milik RS PKT pun juga telah masuk ke dalam daftar dari 742 laboratorium yang terafiliasi di bawah Kementerian Kesehatan, sebagai laboratorium yang dapat menerbitkan sertifikat hasil tes COVID-19 untuk syarat perjalanan melalui udara dan berlaku mulai 12 Juni 2021.

Tak ketinggalan, kehadiran alat plasma konvalesen di RS PKT juga memungkinkan donor plasma konvalesen dari penyintas kepada pasien COVID-19. Sehingga diharap dapat turut mempercepat penanganan COVID-19.

“Melalui langkah proaktif dan sinergitas yang cepat di antara perusahaan BUMN ini, kami percaya bahwa bersama-sama kita semua mampu melewati pandemi ini,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Menimbang Kemampuan...
Menimbang Kemampuan BUMD Mengelola Cadangan Migas di Blok Ganal
RI Temukan Cadangan...
RI Temukan Cadangan Gas Jumbo di Kalimantan Timur, Siap Produksi 2028
Rekomendasi
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved