Suhartina Bohari Dilantik Jadi Ketua Pengurus Pramuka Maros
Selasa, 13 Juli 2021 - 18:00 WIB
loading...
Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026 di Gedung Serbaguna, Kompleks Kantor Bupati Maros, Selasa (13/72021), Selasa (13/7). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026. Pelantikan yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan itu dilakukan Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulsel, Haris Yasin Limpo.
Selain melantik Suhartina Bohari , Haris YL juga melantik Bupati Maros, Chaidir Syam sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026. erta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros dilantik sebagai Wakil Ketua Mabicab.
Baca juga:CPNS 2021, Dokter Spesialis Ortopedi Lowong Peminat di Maros
Sementara Sekretaris Daerah Maros, Andi Dhavied Syamsuddin dilantik sebagai Sekretaris Mabicab. Kegiatan pelantikan dilaksanakan di Gedung Serbaguna, kompleks Kantor Bupati Maros, Selasa (13/72021).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kwarda Gerakan Pramuka Sulsel No: 011 dan 012 Tahun 2021 Tanggal 04 Mei 2021 tentang Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026 dan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026.
Usai dilantik, Suhartina Bohari mengajak pengurus kwarcab agar tetap produktif di masa pandemi Covid-19. Mereka juga diminta terus bergerak dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah.
"Pelantikan ini sebenarnya salah satu pencapaian anggota pramuka Maros, sebab kita ketahui bersama jika Kabupaten Maros saat ini dalam masa PPKM mikro terbatas. Banyak hal yang dibatasi, tetapi kita bisa melaksanakannya karena komitmen menjaga protokol kesehatan. Kita Pramuka amat mudah untuk menjaga diajak dispilin," ujarnya.
Baca juga:Tak Pernah Masuk Kantor, Tiga ASN Pemkab Maros Dipecat
Suhartina melanjutkan, di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, anggota Pramuka tidak boleh terbatasi dalam berinovasi untuk menajalankan program kerja ke depan.
"Pramuka Maros harus keren, kreatif, inovatif dan berkarakter yang selalu siap menghadapi perubahan zaman. Masa pandemi Covid-19 yang tengah melanda ini adalah tantangan besar bagi kita untuk tetap produktif dan terus berkreasi," ujar Suhartina .
Suhartina juga melaporkan progres agenda yang mulai dilaksanakan pascamusyawarah Cabang Gerakan Pramuka Maros beberapa waktu lalu. Seperti peninjauan Bumi Perkemahan (Buper), Sekretariat Baru dan media internal Gerakan Pramuka Maros.
Baca juga:Pengangkatan Jajaran Direksi Perusda Maros Disoroti
"Sebagai laporan, kami sudah mulai melaksanakan agenda kerja seperti pembangunan Buper di Kecamatan Simbang, lokasinya tidak jauh dari KWA Bantimurung, luasnya itu sekitar 5 hektare, sudah kita tinjau, ukur dan selesaikan gambarnya. Insyaallah tidak lama lagi kita akan berkemah lagi. Pada kesempatan ini, kita juga meluncurkan Majalah ARAI yang menjadi media internal yang pengerjaannya dari hasil kreativitas anggota muda Pramuka," jelasnya.
Bupati Maros Chaidir Syam , mengatakan dengan dilantiknya Ketua dan Pengurus Kwarcab, Pramuka Maros bisa lebih meningkat lagi dan dapat mencetak generasi muda yang lebih baik, bertanggung jawab dan dapat berkontribusi terhadap kemajuan Maros.
"Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, saya berharap untuk selalu merespons positif dan berpartisipasi aktif terhadap seluruh program dan kegiatan gerakan pramuka di Kabupaten Maros, sekaligus menyempurnakan serta meningkatkan pendayagunaan potensi Kwarcab, yaitu sumber daya manusia, materi pendidikan, sistem pembinaan dan manajemen organisasi, sehingga Gerakan Pramuka semakin mendapat perhatian dari generasi muda," ujarnya.
"Karena secara nyata mampu mencetak kaum muda cinta tanah air, berpendidikan, berkarakter dan berbudi pekerti luhur serta mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi," tambahnya.
Baca juga:Wujudkan Maros Kota Religi, Chaidir Syam Luncurkan Program Jumat Sedekah
Chaidir Syam menambahkan, untuk menghadapi era revolusi 4.0, anggota Pramuka harus memiliki kompetensi di bidang teknologi dan informasi agar bijak dalam memanfaatkan teknologi.
"Anggota Gerakan Pramuka sangat berperan penting sebagai agen perubahan yang harus siap menghadapi segala tantangan yang ada di masa sekarang, seperti pemanfaat teknologi dalam kegiatan Pramuka, seperti menyebar luaskan pesan positif terkait kegiatan kepanduan agar ikut dalam memerangi berita bohong atau hoaks yang marak terjadi di tengah masyarakat," jelasnya.
Selain melantik Suhartina Bohari , Haris YL juga melantik Bupati Maros, Chaidir Syam sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026. erta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros dilantik sebagai Wakil Ketua Mabicab.
Baca juga:CPNS 2021, Dokter Spesialis Ortopedi Lowong Peminat di Maros
Sementara Sekretaris Daerah Maros, Andi Dhavied Syamsuddin dilantik sebagai Sekretaris Mabicab. Kegiatan pelantikan dilaksanakan di Gedung Serbaguna, kompleks Kantor Bupati Maros, Selasa (13/72021).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kwarda Gerakan Pramuka Sulsel No: 011 dan 012 Tahun 2021 Tanggal 04 Mei 2021 tentang Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026 dan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Maros masa bakti 2021-2026.
Usai dilantik, Suhartina Bohari mengajak pengurus kwarcab agar tetap produktif di masa pandemi Covid-19. Mereka juga diminta terus bergerak dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah.
"Pelantikan ini sebenarnya salah satu pencapaian anggota pramuka Maros, sebab kita ketahui bersama jika Kabupaten Maros saat ini dalam masa PPKM mikro terbatas. Banyak hal yang dibatasi, tetapi kita bisa melaksanakannya karena komitmen menjaga protokol kesehatan. Kita Pramuka amat mudah untuk menjaga diajak dispilin," ujarnya.
Baca juga:Tak Pernah Masuk Kantor, Tiga ASN Pemkab Maros Dipecat
Suhartina melanjutkan, di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, anggota Pramuka tidak boleh terbatasi dalam berinovasi untuk menajalankan program kerja ke depan.
"Pramuka Maros harus keren, kreatif, inovatif dan berkarakter yang selalu siap menghadapi perubahan zaman. Masa pandemi Covid-19 yang tengah melanda ini adalah tantangan besar bagi kita untuk tetap produktif dan terus berkreasi," ujar Suhartina .
Suhartina juga melaporkan progres agenda yang mulai dilaksanakan pascamusyawarah Cabang Gerakan Pramuka Maros beberapa waktu lalu. Seperti peninjauan Bumi Perkemahan (Buper), Sekretariat Baru dan media internal Gerakan Pramuka Maros.
Baca juga:Pengangkatan Jajaran Direksi Perusda Maros Disoroti
"Sebagai laporan, kami sudah mulai melaksanakan agenda kerja seperti pembangunan Buper di Kecamatan Simbang, lokasinya tidak jauh dari KWA Bantimurung, luasnya itu sekitar 5 hektare, sudah kita tinjau, ukur dan selesaikan gambarnya. Insyaallah tidak lama lagi kita akan berkemah lagi. Pada kesempatan ini, kita juga meluncurkan Majalah ARAI yang menjadi media internal yang pengerjaannya dari hasil kreativitas anggota muda Pramuka," jelasnya.
Bupati Maros Chaidir Syam , mengatakan dengan dilantiknya Ketua dan Pengurus Kwarcab, Pramuka Maros bisa lebih meningkat lagi dan dapat mencetak generasi muda yang lebih baik, bertanggung jawab dan dapat berkontribusi terhadap kemajuan Maros.
"Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, saya berharap untuk selalu merespons positif dan berpartisipasi aktif terhadap seluruh program dan kegiatan gerakan pramuka di Kabupaten Maros, sekaligus menyempurnakan serta meningkatkan pendayagunaan potensi Kwarcab, yaitu sumber daya manusia, materi pendidikan, sistem pembinaan dan manajemen organisasi, sehingga Gerakan Pramuka semakin mendapat perhatian dari generasi muda," ujarnya.
"Karena secara nyata mampu mencetak kaum muda cinta tanah air, berpendidikan, berkarakter dan berbudi pekerti luhur serta mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi," tambahnya.
Baca juga:Wujudkan Maros Kota Religi, Chaidir Syam Luncurkan Program Jumat Sedekah
Chaidir Syam menambahkan, untuk menghadapi era revolusi 4.0, anggota Pramuka harus memiliki kompetensi di bidang teknologi dan informasi agar bijak dalam memanfaatkan teknologi.
"Anggota Gerakan Pramuka sangat berperan penting sebagai agen perubahan yang harus siap menghadapi segala tantangan yang ada di masa sekarang, seperti pemanfaat teknologi dalam kegiatan Pramuka, seperti menyebar luaskan pesan positif terkait kegiatan kepanduan agar ikut dalam memerangi berita bohong atau hoaks yang marak terjadi di tengah masyarakat," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :