Disnakan KBB Terjunkan 40 Petugas untuk Pantau Kesehatan Hewan Kurban
Selasa, 13 Juli 2021 - 04:11 WIB
loading...
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerjunkan sebanyak 40 petugas untuk memantau dan memeriksa kesehatan hewan kurban. SINDOnews/Adi
A
A
A
BANDUNG BARAT - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerjunkan sebanyak 40 petugas untuk memantau dan memeriksa kesehatan hewan kurban.
Mereka akan memastikan kesehatan hewan kurban layak dan tidaknya dikonsumsi baik sebelum dipotong (ante mortem), serta pemeriksaan kesehatan daging (post mortem) setelah dipotong.
"Menghadapi Idul Adha kali ini kita siapkan 40 personel petugas pemeriksa hewan. Mereka akan di sebar ke beberapa kecamatan untuk memastikan keamanan hewan kurban," terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakan KBB, Wiwin Aprianti, Senin (12/7/2021).
Menurutnya, pemeriksaan sudah berjalan dari sekarang dan ditargetkan selesai satu hari sebelum Idul Adha. Sedangkan pada hari H pihaknya akan melakukan pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan untuk memastikan dagingnya layak dikonsumsi.
Selain melakukan pemeriksaan, lanjut Wiwin, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait kesehatan hewan kepada penjual maupun peternak agar kondisi hewannya tetap sehat sebelum disembelih. Misalnya dengan memberikan obat cacing kepada hewan kurban supaya terhindar dari penyakit.
Mereka akan memastikan kesehatan hewan kurban layak dan tidaknya dikonsumsi baik sebelum dipotong (ante mortem), serta pemeriksaan kesehatan daging (post mortem) setelah dipotong.
"Menghadapi Idul Adha kali ini kita siapkan 40 personel petugas pemeriksa hewan. Mereka akan di sebar ke beberapa kecamatan untuk memastikan keamanan hewan kurban," terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakan KBB, Wiwin Aprianti, Senin (12/7/2021).
Menurutnya, pemeriksaan sudah berjalan dari sekarang dan ditargetkan selesai satu hari sebelum Idul Adha. Sedangkan pada hari H pihaknya akan melakukan pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan untuk memastikan dagingnya layak dikonsumsi.
Selain melakukan pemeriksaan, lanjut Wiwin, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait kesehatan hewan kepada penjual maupun peternak agar kondisi hewannya tetap sehat sebelum disembelih. Misalnya dengan memberikan obat cacing kepada hewan kurban supaya terhindar dari penyakit.
Lihat Juga :