Tebang Kayu Hutan, Azmi Diserang dan Diseret Harimau
Minggu, 11 Juli 2021 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Teman korban pun memberanikan diri. Dia mengambil sepotong kayu dan mengusir harimau yang sedang menerkam Azmi. Beruntung, Si Datuk-julukan harimau itu melepaskan korban. Teman korban itu pun membawa Azmi ke luar dari hutan menuju Puskesmas terdekat.
“Kita berharap semua pihak untuk bersama sama saling mengingatkan tentang perlunya pemahaman hidup berdampingan dengan satwa yang dilindungi. Menghimbau agar tidak terjadi penebangan kayu di hutan primer yang merupakan ruang hidup satwa liar termasuk Harimau sumatera. Setelah mendapat laporan, hari ini tim sudah tiba di lokasi," imbuh pria yang akrab disapa Haryono itu.
Baca juga: Gempar! Istri Jebol Kamar Kosan Gerebek Suami Bersama Selingkuhannya
Belum lama ini juga terjadi penyerangan satwa liar di daerah Batu Teririp Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau bernama Samino pada 27 Juni 2021. Korban ditemukan di semak-semak dengan kondisi mengenaskan.
Jasad korban ditemukan tidak utuh. Diduga korban diserang lebih dari seekor. Konflik manusia dan harimau sering terjadi di Riau. Sudah banyak korban jiwa baik dari warga maupun harimau. Penyebabnya karena kasawan harimau sudah banyak digarap menjadi perkebunan sawit dan hutan tanaman industri (HTI) milik perusahaan raksasa di Riau. Hutan alam juga sudah dijarah oleh oknum warga untuk dijadikan pemukiman dan kebun.
“Kita berharap semua pihak untuk bersama sama saling mengingatkan tentang perlunya pemahaman hidup berdampingan dengan satwa yang dilindungi. Menghimbau agar tidak terjadi penebangan kayu di hutan primer yang merupakan ruang hidup satwa liar termasuk Harimau sumatera. Setelah mendapat laporan, hari ini tim sudah tiba di lokasi," imbuh pria yang akrab disapa Haryono itu.
Baca juga: Gempar! Istri Jebol Kamar Kosan Gerebek Suami Bersama Selingkuhannya
Belum lama ini juga terjadi penyerangan satwa liar di daerah Batu Teririp Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau bernama Samino pada 27 Juni 2021. Korban ditemukan di semak-semak dengan kondisi mengenaskan.
Jasad korban ditemukan tidak utuh. Diduga korban diserang lebih dari seekor. Konflik manusia dan harimau sering terjadi di Riau. Sudah banyak korban jiwa baik dari warga maupun harimau. Penyebabnya karena kasawan harimau sudah banyak digarap menjadi perkebunan sawit dan hutan tanaman industri (HTI) milik perusahaan raksasa di Riau. Hutan alam juga sudah dijarah oleh oknum warga untuk dijadikan pemukiman dan kebun.
(nic)
Lihat Juga :