Rencana Pemerintah Komersilkan Vaksin Covid-19 Dikritik DPR
Minggu, 11 Juli 2021 - 19:04 WIB
loading...
Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham mengkritisi rencana pemerintah yang menunjukPT Bio Farma (Kimia Farma) membuka klinik Vaksinasi Gotong Royong (VGR) individu untuk dikomersilkan.
Hal ini sejalan dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang penetapan besaran harga pembelian vaksin produksi Sinopharm, melalui penunjukan PT Bio Farma dalam pelaksanaan pengadaan vaksin Covid-19 dan tarif maksimal pelayanan untuk pelaksaan Vaksinasi Gotong Royong.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IX DPR Pertanyakan Komersialisasi Vaksin Gotong Royong
Keputusan tersebut pun tuai kritikan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham yang menyebutkan jika keputusan tersebut tentu tidak mencerminkan kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Seharusnya kata dia, vaksin tersebut dihadirkan pemerintah dengan tidak memungut tarif ke masyarakat, apalagi dengan berdalih istilah Vaksinasi Gotong Royong.
Hal ini sejalan dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang penetapan besaran harga pembelian vaksin produksi Sinopharm, melalui penunjukan PT Bio Farma dalam pelaksanaan pengadaan vaksin Covid-19 dan tarif maksimal pelayanan untuk pelaksaan Vaksinasi Gotong Royong.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IX DPR Pertanyakan Komersialisasi Vaksin Gotong Royong
Keputusan tersebut pun tuai kritikan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham yang menyebutkan jika keputusan tersebut tentu tidak mencerminkan kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Seharusnya kata dia, vaksin tersebut dihadirkan pemerintah dengan tidak memungut tarif ke masyarakat, apalagi dengan berdalih istilah Vaksinasi Gotong Royong.
Lihat Juga :