Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Jum'at, 09 Juli 2021 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
Di samping itu, BMKG mengidentifikasi guncangan dirasakan di Gorontalo, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Pohuwato dan Bone Bolango III - IV MMI, Luwuk III MMI, Taliabu II – III MMI, serta Manado dan Tibawa II MMI.
Modified Mercalli Intensity atau MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi . Menurut BMKG, IV MMI menggambarkan guncangan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi, sedangkan III MMI menggambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Skala II MMI mendeskripsikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Baca juga: Gangguan Mental Akibat Narkoba, Kakak 5 Kali Perkosa Adik Lalu Mencangkul Kepalanya hingga Tewas
Menyikapi fenomena gempa, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan . Hingga saat ini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi terjadinya gempa. Oleh karena itu, rencana kesiapsiagaan keluarga sangat penting dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi dampak buruk gempa bumi.
Di samping itu, BMKG mengidentifikasi guncangan dirasakan di Gorontalo, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Pohuwato dan Bone Bolango III - IV MMI, Luwuk III MMI, Taliabu II – III MMI, serta Manado dan Tibawa II MMI.
Modified Mercalli Intensity atau MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi . Menurut BMKG, IV MMI menggambarkan guncangan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi, sedangkan III MMI menggambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Skala II MMI mendeskripsikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Baca juga: Gangguan Mental Akibat Narkoba, Kakak 5 Kali Perkosa Adik Lalu Mencangkul Kepalanya hingga Tewas
Menyikapi fenomena gempa, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan . Hingga saat ini, belum ada teknologi yang mampu memprediksi terjadinya gempa. Oleh karena itu, rencana kesiapsiagaan keluarga sangat penting dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi dampak buruk gempa bumi.
Lihat Juga :