Polda Metro Jaya Tambah Titik Penyekatan di Jalan Fatmawati dan Antasari Jakarta Selatan

Jum'at, 09 Juli 2021 - 21:32 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Tambah...
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya kembali menambah dua titik penyekatan di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk membatasi mobilitas masyarakat. Sebelumnya sudah ada 72 titik penyekatan di berbagai wilayah DKI Jakarta untuk membatasi pergerakan orang pada masa PPKM Darurat.

"Masih ada masyarakat bisa masuk Jakarta padahal dia tidak esensial dan kritikal. Oleh sebab itu, ada beberapa lokasi yang rencananya mulai besok akan kita tambah untuk penutupan dan pengalihannya," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (9/7/2021).

Penambahan dua titik penyekatan yakni di Jalan Fatmawati dan Jalan Antasari, Jakarta Selatan. Kedua ruas jalan itu akan ditutup pukul 06.00 hingga 10.00 WIB mulai besok, Sabtu 10 Juli 2021. Sedangkan untuk penambahan titik penyekatan di Cijantung, Jakarta Timur sudah mulai diberlakukan hari ini.

Namun, Sambodo memastikan penutupan jalan itu tidak berlaku untuk tenaga kesehatan, baik perawat maupun dokter. "Kita buka untuk nakes, dokter, dan perawat," ujarnya. (Baca juga; Warganet Kagum Sama Praka Izroi yang Ribut di Penyekatan PPKM Darurat Kalideres )

Sambodo menuturkan pihaknya masih akan terus melakukan kajian terkait kemungkinan penambahan titik penyekatan di ruas jalan lainnya. "Sementara penambahan tiga titik, tapi ada tiga titik lainnya yang kami pelajari kaji dan sampaikan ke masyarakat," ucap Sambodo.

Lebih lanjut, disampaikan Sambodo, penambahan titik penyekatan ini merupakan upaya untuk menegaskan ke masyarakat bahwa saat ini sedang dalam masa PPKM Darurat. (Baca juga; Jalur Tikus Luput dari Penjagaan, Warga Pertanyakan Keseriusan Penerapan PPKM Darurat )

"Semuanya ini untuk mempertegas bahwa Jakarta saat ini sedang dalam masa PPKM Darurat. Masyarakat yang tidak bergerak di bidang sektor esensial dan kritikal mohon untuk tetap di rumah saja, karena angka (COVID-19) di Jakarta masih tinggi dan terus meningkat," tukasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir di Jakarta Barat–Selatan,...
Banjir di Jakarta Barat–Selatan, Pengendara Terobos Genangan
Operasi Merdeka Jaya...
Operasi Merdeka Jaya 2025 Sukses Kawal Peringatan HUT ke-80 RI, Masyarakat Jadi Prioritas Utama
Kakorlantas Sebut Sejumlah...
Kakorlantas Sebut Sejumlah Jalan Dekat Istana Negara Ditutup saat HUT ke-80 RI, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved