Begini Kondisi Polisi yang Dikeroyok Remaja Geng Motor di Jalan TB Simatupang

Jum'at, 09 Juli 2021 - 17:41 WIB
loading...
Begini Kondisi Polisi...
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah (dua dari kiri) menyebut petugas korban pengeroyokan remaja geng motor, Aiptu Suwardi, mulai membaik. Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan , Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut petugas korban pengeroyokan remaja geng motor, Aiptu Suwardi, mulai membaik. Pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 05.00 WIB dan videonya viral di media sosial.

"Lumayan membaik, sudah dicek cek (diperiksa) ada memar di beberap bagian dan kepala masih pusing sehingga perlu istirahat cukup," ucap Azis saat jumpa pers, Jumat (9/7/2021). Azis menambahkan korban anggota kepolisian senior yang akan memasuki masa purnabakti atau pensiun. "Usianya senior, sebentar lagi pensiun," terangnya.

Adapun kronoligis kejadian diawali pada Kamis 8 Juli 2021 dini hari, kepolisian dapat informasi ada kerumunan dan balap liar di sekitar Cilandak. Aiptu Suwardi saat itu sedang melaksanakan tugas dan lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara. (Baca juga; 3 Remaja Pengeroyokan Polisi di Cilandak Resmi Tersangka )

Kemudian, dia merespons informasi masyarakat dan mendatangi lokasi adanya kerumunan dan balap liar. "Sesampainya di lokasi beliau melakukan imbauan agar tidak berkerumunan dan balap liar. Tapi, imbauan itu di respons balik oleh anak-anak muda tersebut dengan perlawanan dan tejadi pengeroyokan anggota kepolsian yang sedang bertugas," jelas Azis.

Atas ada peristiwa tersebut, jajaran Polres Jaksel mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penggeroyokan polisi yang sedang bertugas. Sudah tiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dan pasal berlapis atas perbuatan kekerasan. (Baca juga; Dikenakan Pasal Berlapis, Polisi Buru 1 DPO Pengeroyok Polisi di TB Simatupang )

"3 orang dikenakan Pasal 170 KUHP kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan terhadap seseorang yang menimbulkan luka, hukuman selama 8 tahun penjara. Ada juga kita lapis dengan pasal 212, 214, 207, hingga 316 ada serangkaian tindakan yaitu melawan petugas yang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kewenangannya," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Pengeroyokan,...
Kasus Dugaan Pengeroyokan, Ojol Datangi Polsek Cibatu
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Delpedro Marhaen, PN Jaksel Terima Bukti dari Kedua Pihak
Dorong Perlindungan...
Dorong Perlindungan Nyata bagi Kurir, Sahroni Minta Polisi dan Ekspedisi Berkolaborasi
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved