Selama PPKM Darurat, Akses Jalan Utama, Tol hingga Perumahan Ditutup
Kamis, 08 Juli 2021 - 11:09 WIB
loading...
Posko penyekatan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat dilakukan mulai 3-20 Juli 2021. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Polres Metro Bekasi masih membatasimobilitas masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku sejak 3-20 Juli 2021.Selain itu, akses perbatasan di Bekasi–Karawang danJembatan Sasak Jarang Tambun perbatasan Kota Bekasi juga ditutup.
Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Pol HendraGunawanmengatakan, pelaksanaan PPKM Darurat penambahan pos penyekatan dilakukan guna mengurangi mobilitas warga. Mulai akses jalan utama, jalan dalam kota, akses menuju jalan tol dan jalan perumahanditutup dan dibatasi.
"Kamimelakukan pembatasan mobilitas masyarakat, dari jalan utama, jalan dalam kota dan akses jalan ke tol dan tambahan di kawasan perumahan,” katanya kepada wartawan di Bekasi, Kamis (8/7/2021). Baca juga: PPKM Darurat, Bekasi Pikir-pikir Tambah Titik Penyekatan
Menurut dia,ada dua titik penyekatan permanen yang diterapkan, yakni di Kedung Waringin dan Tambun Selatan.Lalu, hasil evaluasi dilakukan penambahan titik-titik lainnya.
Salah satunya jalan Kapten Sumantri yang terdapat sebuah pasar tradisional sehingga mobilitas masyarakat cukup tinggi di jalan tersebut.Selain itu juga, akses Jalan Simpang SGC, dan Jalan RE Martadinata ditutup.
Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Pol HendraGunawanmengatakan, pelaksanaan PPKM Darurat penambahan pos penyekatan dilakukan guna mengurangi mobilitas warga. Mulai akses jalan utama, jalan dalam kota, akses menuju jalan tol dan jalan perumahanditutup dan dibatasi.
"Kamimelakukan pembatasan mobilitas masyarakat, dari jalan utama, jalan dalam kota dan akses jalan ke tol dan tambahan di kawasan perumahan,” katanya kepada wartawan di Bekasi, Kamis (8/7/2021). Baca juga: PPKM Darurat, Bekasi Pikir-pikir Tambah Titik Penyekatan
Menurut dia,ada dua titik penyekatan permanen yang diterapkan, yakni di Kedung Waringin dan Tambun Selatan.Lalu, hasil evaluasi dilakukan penambahan titik-titik lainnya.
Salah satunya jalan Kapten Sumantri yang terdapat sebuah pasar tradisional sehingga mobilitas masyarakat cukup tinggi di jalan tersebut.Selain itu juga, akses Jalan Simpang SGC, dan Jalan RE Martadinata ditutup.
Lihat Juga :