Wali Kota Parepare Bangun Covid Center sebagai Terobosan Hadapi Pandemi
Rabu, 07 Juli 2021 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, dia menjelaskan gedung tersebut akan memiliki empat lantai dibangun terpisah dari gedung Rumah Sakit RSUD Andi Makkasau. Pembangunan ini bertujuan agar penanganan pasien Covid-19 bisa terpusat dan pasien yang ingin mendapatkan pelayanan umum juga tidak memiliki kekhawatiran mereka akan tertular.
Dia berharap ketika Covid-19 nanti berakhir, Gedung Covid Center bisa dialih fungsikan menjadi pusat research dalam pengembangan ilmu kesehatan atau ruang perawatan lainnya. Namun untuk saat ini, pada saat bangunan tersebut selesai dibangun nantinya akan lebih difokuskan terlebih dahulu untuk ruang isolasi pasien, penanganan ICU, dimodelisa karena banyak pasien yang terpapar Covid-19 yang komorbid dimana tidak hanya terpapar Covid-19 tetapi memiliki sakit lainnya dan Covid-19 Center ini memiliki sarana penanganannya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Parepare tak hanya mengikuti sistem yang sudah ada dari pusat sampai daerah saja, tetapi terus berusaha untuk bisa mengembangkan kebijakan pemerintah pusat dengan inovasi-inovasi baru yang ada di daerah.
Selain pembangunan Covid Center, strategi lainnya yang dilakukan Taufan untuk menghadapi Covid-19 yaitu pemenuhan hak-hak untuk jasa tenaga kesehatan. “Salah satu intervensi yang saya lakukan dalam memberikan hak-hak nakes sebagai ujung tombak yakni kebijakan penganggaran insentif nakes yang terhenti September 2020 lalu. Kami koordinasikan dengan BPK, dan BPK juga menilai bahwa kebijakan itu normatif dalam upaya penyelamatan di tengah situasi Covid- 19,” ujarnya.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terpilih sebagai salah satu dari lima kepala daerah yang tampil mengikuti program Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII tahun 2021 yang digelar MNC Portal Indonesia.
Dia berharap ketika Covid-19 nanti berakhir, Gedung Covid Center bisa dialih fungsikan menjadi pusat research dalam pengembangan ilmu kesehatan atau ruang perawatan lainnya. Namun untuk saat ini, pada saat bangunan tersebut selesai dibangun nantinya akan lebih difokuskan terlebih dahulu untuk ruang isolasi pasien, penanganan ICU, dimodelisa karena banyak pasien yang terpapar Covid-19 yang komorbid dimana tidak hanya terpapar Covid-19 tetapi memiliki sakit lainnya dan Covid-19 Center ini memiliki sarana penanganannya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Parepare tak hanya mengikuti sistem yang sudah ada dari pusat sampai daerah saja, tetapi terus berusaha untuk bisa mengembangkan kebijakan pemerintah pusat dengan inovasi-inovasi baru yang ada di daerah.
Selain pembangunan Covid Center, strategi lainnya yang dilakukan Taufan untuk menghadapi Covid-19 yaitu pemenuhan hak-hak untuk jasa tenaga kesehatan. “Salah satu intervensi yang saya lakukan dalam memberikan hak-hak nakes sebagai ujung tombak yakni kebijakan penganggaran insentif nakes yang terhenti September 2020 lalu. Kami koordinasikan dengan BPK, dan BPK juga menilai bahwa kebijakan itu normatif dalam upaya penyelamatan di tengah situasi Covid- 19,” ujarnya.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terpilih sebagai salah satu dari lima kepala daerah yang tampil mengikuti program Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII tahun 2021 yang digelar MNC Portal Indonesia.
Lihat Juga :