Bundaran Waru Ditutup Total, Ternyata Ini Pertimbangan Polisi

Rabu, 07 Juli 2021 - 12:53 WIB
loading...
Bundaran Waru Ditutup...
Bundaran Waru ditutup total, polisi mempunyai pertimbangan berdasarkan hasil analisa dan evaluasi setelah beberapa hari dilakukan penyekatan
A A A
SURABAYA - Petugas menutup kawasan Bundaran Waru pada Rabu (7/7/2021) guna mengurangi mobilitas warga yang hendak masuk ke Surabaya. Penutupan akses utama tersebut berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev) setelah beberapa hari dilakukan penyekatan.

"Dari hasil evaluasi sudah ada penurunan volume kendaraan pada hari pertama dan kedua.Tapi sampai hari ke-5, dipilah-pilah orang masuk Surabaya, masih padat sekali. Penutupan Bundaran Waru ini berlaku 1x24 jam. Dalam penerapannya, seluruh kendaraan, baik roda 2 maupun 4 dilarang masuk, begitu juga dengan plat L dan W," kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Bundaran Waru Ditutup, Warga Emosi dan Kemacetan Parah Terjadi

Menurutnya, penutupan kawasan Bundaran Waru Surabaya itu bertujuan untuk mengurangi mobilitas warga yang hendak memasuki kota pahlawan. Jika ditemukan pengendara yang hendak melintas tanpa ada kepentingan tertentu, serta tak dilengkapi berkas-berkas pendukung seperti surat swab test dan vaksin, akan diputar balikkan.

Pengendara diimbau melewati sejumlah jalur tikus atau alternatif yang berada di sekitaran Bundaran Waru. "Silahkan cari jalur alternatif lain untuk masuk (ke Kota Surabaya), silakan gunakan itu. Yang nggak berkepentingan, di rumah saja," ujarnya.

Dia menyatakan, salah satu faktor dilakukannya penutupan jalur Bundaran Waru Surabaya lantaran mobilitas warga masih tinggi. Terlebih, jalur tersebut adalah titik tumpu pengendara yang berasal dari sejumlah daerah yang hendak memasuki kota Surabaya dari sisi selatan.

Baca juga: Kasus COVID-19 Kian Melonjak, 20 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Kini Zona Merah

"Saat ini, volume kendaraan masih tinggi, kita lakukan penutupan, ditutup karena volume tinggi. Harapannya, mobilitas warga bisa berkurang," katanya.

Meski mendapat cemoohan pengendara, Latif memaklumi hal itu. Namun, kebijakan penutupan Bundaran Waru ini dilakukan untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat selama menerapkan aturan PPKM Darurat.

"Yang penting, kita menjaga aturan, menjaga agar COVID-19 tidak menyebar. Akan (penutupan) kita lakukan 1x24 jam, akan kita evaluasi per-hari. Kalau volume masyarakat sudah berkurang, kita lakukan pemilihan sesuai Inmendagri," tandasnya.

Diketahui, penyekatan secara menyeluruh di kawasan Bundaran Waru dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Selama penutupan tersebut, pengendara motor dan mobil tak diperkenankan melintas.

Kendaraan plat L dan W yang sebelumnya diperkenankan masuk, kini tak diizinkan, kecuali mobil ambulance dan swab hunter yang. Puluhan petugas gabungan dari Polri, TNI, hingga Dishub disiagakan di penyekatan Bundaran Waru untuk menghalau pengendara yang hendak melintas.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Banyak Ungkap Kejahatan,...
Banyak Ungkap Kejahatan, Dua Perwira Reskrim Polda Jatim Raih PWI Jatim Award
Ledakan Terjadi di Masjid...
Ledakan Terjadi di Masjid Jember, Kapolda Jatim: Tidak Ada Korban
2 Pelaku Pengusiran...
2 Pelaku Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Ditetapkan Jadi Tersangka
Usai Usir dan Rusak...
Usai Usir dan Rusak Rumah Nenek Elina, Samuel Akhirnya Ditangkap Polda Jatim
Memilukan! Ibu dan Anak...
Memilukan! Ibu dan Anak di Nganjuk Tewas Dibunuh dan Dibakar
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Kasus Dana Hibah, Khofifah...
Kasus Dana Hibah, Khofifah Diperiksa KPK di Polda Jatim
Polda Jatim Selidiki...
Polda Jatim Selidiki 7 Perusahaan MinyaKita usai Mentan Temukan Produk Tak Sesuai
Rekomendasi
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved