Sulit Beli Tabung Oksigen untuk Mertua, Pria di Tangerang Malah Tertipu Jutaan Rupiah
Rabu, 07 Juli 2021 - 12:10 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Seorang warga di Kota Tangerang , Shani Budi diduga menjadi korban penipuan penjual oksigen pada Senin 5 Juli 2021. Mirisnya, peristiwa tersebut justru terjadi saat banyak warga yang kesulitan mencari oksigen .
Shani Budi menjelaskan bahwa awalnya dia mencari informasi penyedia oksigen untuk ibu mertuanya. Lalu, dia menemukan satu akun Instagram yang mengatasnamakan PT Nisson Indonesia. Karena tampak meyakinkan, Shani lalu menghubungi nomor yang tertera di akun tersebut untuk memesan oksigen.
“Istri saya dapat link IG yang mengatasnamakan PT Nisson Indonesia. Orang ini bilang kalau dia karyawan. Dia bilang bisa kirim dua tabung oksigen tapi transfer dulu,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/7/2021). Baca juga: Kejati DKI Ubah Mobil Tahanan dan Barang Bukti Jadi Pengangkut Tabung Oksigen
Shani lalu diminta untuk mengirimkan sejumlah uang terlebih dulu sebelum oksigen dikirim. Dia pun lalu menuruti permintaan tersebut dengan mengirimkan uang dengan total Rp2,2 juta kepada nomor rekening atas nama Mochammad Hamka Pratama dengan dua kali transfer.
“Dia bilang ada perubahan karena tidak bisa kirim kalau enggak lima. Kalau ngambil pun harus tiga. Harus transfer lagi. Jadi total Rp2,2 juta untuk tiga tabung gas berukuran satu meter kubik,” imbuh Shani Budi.
Shani Budi menjelaskan bahwa awalnya dia mencari informasi penyedia oksigen untuk ibu mertuanya. Lalu, dia menemukan satu akun Instagram yang mengatasnamakan PT Nisson Indonesia. Karena tampak meyakinkan, Shani lalu menghubungi nomor yang tertera di akun tersebut untuk memesan oksigen.
“Istri saya dapat link IG yang mengatasnamakan PT Nisson Indonesia. Orang ini bilang kalau dia karyawan. Dia bilang bisa kirim dua tabung oksigen tapi transfer dulu,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/7/2021). Baca juga: Kejati DKI Ubah Mobil Tahanan dan Barang Bukti Jadi Pengangkut Tabung Oksigen
Shani lalu diminta untuk mengirimkan sejumlah uang terlebih dulu sebelum oksigen dikirim. Dia pun lalu menuruti permintaan tersebut dengan mengirimkan uang dengan total Rp2,2 juta kepada nomor rekening atas nama Mochammad Hamka Pratama dengan dua kali transfer.
“Dia bilang ada perubahan karena tidak bisa kirim kalau enggak lima. Kalau ngambil pun harus tiga. Harus transfer lagi. Jadi total Rp2,2 juta untuk tiga tabung gas berukuran satu meter kubik,” imbuh Shani Budi.
Lihat Juga :