Belasan Petugas Medis RSUD Ploso Lakukan Isolasi Mandiri

Senin, 20 April 2020 - 18:40 WIB
loading...
Belasan Petugas Medis...
Direktur RSUD Ploso, Ahmad Iskandar, saat memberikan keterangan ke awak media, Senin (20/4/2020). Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
JOMBANG - Belasan petugas kesehatan RSUD Ploso, Kabupaten Jombang, menjalani karantina mandiri. Itu dilakukan usai para petugas medis ini menangani pasien yang diindikasi terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Direktur RSUD Ploso, Ahmad Iskandar mengatakan, ada sebanyak 13 perawat yang saat ini menjalani isolasi mandiri. Selain itu sebanyak dua tenaga administrasi, satu petugas cleaning service dan satu petugas gizi juga diminta untuk menjalani karantina mandiri setelah ditemukannya pasien diindikasi terpapar virus Corona.

"Jadi sejak Jumat (17/4/2020) mereka (petugas medis) sudah melakukan karantina secara mandiri. Jumlahnya ada 17, sebanyak 13 orang perawat, dua tenaga administrasi di ruangan itu, satu petugas gizi serta seorang cleaning service," kata Iskandar kepada awak media, Senin (20/4/2020).

Berdasarkan risalah medis, awalnya pasien yang diindikasi terpapar Covid-19 itu masuk ke UGD RSUD Ploso, pada Rabu (15/4/2020) malam. Sesuai standar pemeriksaan medis, pasien lantas dilakukan pemeriksaan, rontegen, hingga uji laboratorium. Namun kala itu tidak menunjukan adanya tanda-tanda pasien terpapar virus Corona.

"Sehingga pasien masuk ke bagian penyakit dalam, sebagai pasien rawat inap penyakit dalam, tapi bukan sebagai Covid-19. Hari Jumat (17/4/2020) ketika dokter melakukan pemeriksaan rutin, ada kejanggalan di pernafasan, dan kita lakukan rapid test. Ternyata hasilnya positif," imbuhnya.

Lantaran RSUD Ploso belum mampu untuk merawat pasien PDP Covid-19, selanjutnya pasien yang bekerja sebagai petani itu dirujuk ke RSUD Jombang. Pasca itu, pihak RSUD Ploso pun langsung meminta agar petugas medis dan pegawai yang melakukan kontak langsung dengan pasien untuk melakukan isolasi mandiri.

"Kebetulan tidak ada dokter yang masuk di daftar tersebut. Sebagian besar perawat. Mereka isolasi di rumah masing-masing kita pantau melalui telepon. Secara sederhana (isolasi) 14 hari, kecuali hasil swap besok keluar dan hasilnya negatif, otomatis mereka bisa mengakhiri masa isolasi," jelasnya.

Dari penuturan pasien, lanjut Iskandar, pasien tersebut bekerja sebagai petani. Setiap hari, pria tersebut beraktivitas layaknya petani pada umumnya, yakni pagi ke sawah, sore pulang ke rumah. Ia juga mengaku tidak pernah berpergian selama masa darurat Covid-19 ini. Untuk itu, pihaknya belum mengetahui dari mana pasien tersebut bisa terpapar virus Corona jika hasil swap terbukti positif nantinya.

"Sekarang kan sudah ditetapkan sebagai PDP Covid-19, jadi nanti teman-teman Dinas Kesehatan (Dinkes) yang akan menindaklanjutinya dengan melakukan pelacakan. Sejauh ini kita hanya melakukan karantina mandiri bagi petugas medis yang kontak langsung dengan pasien," terang dr Iskandar.

Adanya belasan petugas medis yang harus menjalani karantina mandiri ini, membuat pelayanan di RSUD Ploso sempat terganggu. Namun, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jombang ini sudah mengambil berbagai langkah, sehingga seluruh pelayanan bisa dioptimalkan kembali sejak Jumat (17/4/2020) malam lalu.

"Kalau mengganggu ya jelas terganggu, tapi kita sejak hari Jumat sore melakukan lagkah-langkah tertentu agar pelayanan tetap bisa berjalan optimal. Semoga hasil swap itu negatif. Pasien bisa sehat seperti biasa, dan karantina mandiri petugas medis bisa diakhiri," tandas Iskandar.

Sementara itu, data perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang, pada Senin (20/4/2020), pukul 14.00 WIB, tercatat ada tujuh kasus positif Covid-19. Dari Ketujuh orang tersebut, enam orang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Jombang, serta satu orang dirawat Rumah Sakit Adi Husada Surabaya.

Sedangkan jumlah pasien yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat sebanyak lima orang. Dari kelima PDP, empat pasien dinyatakan selesai masa pemantauan. Sedangkan satu PDP yang masih dirawat merupakan pasien yang dirujuk oleh RSUD Ploso ke RSUD Jombang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Jombang Antusias...
Masyarakat Jombang Antusias Ikuti Kegiatan Kampung Ramadan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa...
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa di Jombang Bakar Ban di Depan Kantor DPRD
Survei LSI Denny JA:...
Survei LSI Denny JA: Warsubi-Salman 69% dan Mundjidah-Sumrambah 23%
Ambulans Siaga Desa...
Ambulans Siaga Desa Digadaikan Kades, Pj Bupati Jombang Geram
Gawat! 2 Minimarket...
Gawat! 2 Minimarket Dirampok dalam Sehari, Uang Puluhan Juta Dibawa Kabur
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved