Mengharukan, Warga Tanpa APD Nekat Bawa Lansia Positif Covid-19 ke RS Fatmawati

Jum'at, 02 Juli 2021 - 23:26 WIB
loading...
Mengharukan, Warga Tanpa...
Warga tanpa APD nekat membawa lansia terpapar Covid-19 ke RS Fatmawati untuk mendapatkan pelayanan medis. Foto/SINDOnews
A A A
TANGERANG SELATAN - Setelah lama menunggu tidak ada tenaga medis yang datang, warga akhirnya memaksa masuk ke rumah Nur, memberikan pertolongan. Di dalam rumah, didapati kondisi warga yang tinggal seorang diri ini terus mengalami penurunan, di RT002/001, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Nur hanya bisa tergolek lemah di atas tempat tidur dalam rumahnya. Tidak adanya pemeriksaan medis, membuat kondisi lansia ini semakin parah saja. Pihak keluarga yang khawatir akhirnya memaksa masuk tanpa memakai perlengkapan medis. Meski disadari penuh risiko penularan, warga terpaksa mengambil tindakan pemeriksaan.

Dengan hanya memakai sarung tangan karet dan masker, warga memeriksa kondisi Nur dan bersepakat membawa Nur segera ke RS Fatmawati, Jakarta. Baca juga: 63 Titik Penyekatan Akses Keluar Masuk Jakarta Selama PPKM Darurat, Berikut Lokasinya

Drama penyelamatan lansia yang isoman ini membuat haru lingkungan, sekaligus menyesalkan tidak adanya respon dari dinas kesehatan dalam melakukan upaya pemeriksaan pasien. "Jadi ada perawat, kebetulan tetangga rumah. Jadi dimintai tolong memeriksa. Dia biasa memeriksa pasien Covid-19," kata D, putra Nur, kepada Sindonews, di lokasi pasien, Jumat (2/7/2021). Baca juga: Hanya Orang dengan Keperluan Esensial dan Kritikal Boleh Keluar Masuk Jakarta saat PPKM Darurat

Kondisi D sendiri baru saja dinyatakan negatif usai menjalani isoman di rumahnya, di Ciputat. D bersama istri dan anaknya juga terpapar Covid-19. Istri D bahkan masih dirawat di RS Fatmawati. Sebelum dibawa ke RS Fatmawati, pihak keluarga sudah menghubungi sejumlah RS swasta di sekitar, seperti RS Premier Bintaro. Namun, dikatakan penuh pasien. Pasien pun akhirnya dibawa naik Grab.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangsel tengah menyiapkan PPKM Darurat. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar yang dihubungi pun enggan komentar banyak. "KTP dan nomor telepon?," kata Allin, saat diberitahu ada pasien yang butuh penanganan segera. Namun, hingga beberapa jam menunggu, penanganan medis yang diharapkan itu tidak ada.

Lebih buruk, saat dihubungi lagi, Kepala Dinas Kesehatan itu tidak mau memberikan komentar. Bahkan saat ditelpon, dia tidak mau mengangkatnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Cedera Berat pada Lansia,...
Cedera Berat pada Lansia, Penanganan Tepat dan Cepat Kunci Keberhasilan Pengobatan
Awas! Indonesia Memasuki...
Awas! Indonesia Memasuki Era Masyarakat Menua, Penduduk Lansia Capai 11,93%
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved