Kematian Covid Tinggi, Bekasi Siapkan 4 Tempat Pemulasaraan
Jum'at, 02 Juli 2021 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kata dia, bagi warga yang meninggal dirumah sudah disiapkan juga rumah singgah di TPU Padurenan. Sehingga, antrean warga yang meninggal sudah bisa terurai dan tidak terjadi penumpukan sebagai terjadi beberapa waktu lalu. Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta untuk terus menerapkan protokol Kesehatan agar terhindar dari virus corona.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku, petugas di RSUD Kota Bekasi kewalahan menangani jenazah yang semakin hari jumlahnya semakin bertambah. Sebab, cukup banyak jenazah yang masih menunggu proses pemulasaran menggunakan protokol Covid-19.”Kemarin memang ada antrean. Di RSUD kita saja banyak jenazah yang belum dimakamkan,” katanya.
Untuk itu, Rahmat meminta kepada masyarakat untuk segera melapor ke puskesmas mana kala menemukan adanya orang yang meninggal akibat Covid-19. Nantinya, petugas puskesmas akan mengantarkan jenazah tersebut ke rumah singgah di TPU Padurenan guna mengurai antrean jenazah yang akan dimakamkan.
Menurut data yang dirilis Komite Penanganan dan Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi terdapat 1,26 persen angka kematian meningkat menjadi 1,28 persen pada 26 Juni 2021, atau sebanyak 662 orang meninggal dunia dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 51.662 orang. Secara akumulatif, total meninggal dunia 716 orang dari kasus terkonfirmasi sebanyak 55.642 kasus.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku, petugas di RSUD Kota Bekasi kewalahan menangani jenazah yang semakin hari jumlahnya semakin bertambah. Sebab, cukup banyak jenazah yang masih menunggu proses pemulasaran menggunakan protokol Covid-19.”Kemarin memang ada antrean. Di RSUD kita saja banyak jenazah yang belum dimakamkan,” katanya.
Untuk itu, Rahmat meminta kepada masyarakat untuk segera melapor ke puskesmas mana kala menemukan adanya orang yang meninggal akibat Covid-19. Nantinya, petugas puskesmas akan mengantarkan jenazah tersebut ke rumah singgah di TPU Padurenan guna mengurai antrean jenazah yang akan dimakamkan.
Menurut data yang dirilis Komite Penanganan dan Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi terdapat 1,26 persen angka kematian meningkat menjadi 1,28 persen pada 26 Juni 2021, atau sebanyak 662 orang meninggal dunia dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 51.662 orang. Secara akumulatif, total meninggal dunia 716 orang dari kasus terkonfirmasi sebanyak 55.642 kasus.
(hab)
Lihat Juga :