Dipercepat, RS Lapangan Kota Bogor Dibuka Sore Ini
Kamis, 01 Juli 2021 - 16:43 WIB
loading...
Rumah Sakit (RS) Lapangan Kota Bogor mulai dibuka sore ini, Kamis (1/7/2021). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Rumah Sakit (RS) Lapangan Kota Bogor yang digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang mulai beroperasi hari ini. Hal itu rupanya lebih cepat dari rencana sebelumnya yang akan dioperasikan pada Jumat 2 Juli 2021.
"Jadi situasional ya, kita melihat bahwa RSUD sudah full, bertepatan dengan hari Bhayangkara kita minta suntikan semangat. Rencana dibuka kan besok, cuma melihat jumlah bed rumah sakit di Kota Bogor sangat sulit dapatnyaa kita putuskan percepat untuk dibuka sore ini, kita langsung jalankan," kata Dirut RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir di lokasi, Kamis (1/7/2021).
Ilham mengatakan, bahwa sejak semalam terjadi antrean ambulans di RSUD Kota Bogor. Ruang IGD pun akhirnya diperuntukan bagi pasien Covid-19. Baca juga:Ketersediaan Tempat Tidur 4 Lokasi Karantina Pasien Covid di Luar Wisma Atlet Kurang dari 200
"Tadi malam di RSUD antrian ambulans luar biasa, akhirnya untuk IGD umum sementara kita tutup dulu, pasien umum kita dorong masuk ke dalam, IGD kita jadikan untuk pasien Covid semuanya," ungkapnya.
Dengan dioperasikannya RS Lapangan ini, diharapkan bisa meminimalisir jatuhnya korban akibat menunggu antrean. Agar, pasien yang dalam kondisi darurat bisa segera ditangani dengan baik oleh petugas medis.
"Dengan harapan mengejar agar tidak ada yang meninggal, karena ada yang meninggal di ambulans satu orang. Ini yang sedang kita ingin cegah maka harus ada tindakan cepat dengan menaikan kepada RS Lapangan perluasan RSUD Kota Bogor. Kita juga sedang berpikir keras untuk menjadikan ini mampu melakukan penanganan (gejala) berat," tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, RS Lapangan ini akan menampung pasien Covid-19 gejala sedang secara bertahap. Tahap awal akan disediakan sekitar 30 tempat tidur untuk pasien.
"Insya Allah bertahap ya belum maksimal dulu, karena bertahap dari nakesnya. Hari Jumat bisa dimulai sekitar 30 bed, kemudian bertahap ditambah sesuai dengan rekrutmen nakes yang berjalan," ucap Bima. Baca juga: Pasien Covid B117 di Bogor Lolos Screening, Sudah Kembali ke Luar Negeri sejak 1 Maret
Secara teknis pelayanannya, pasien yang akan dirawat di tempat ini harus melalui proses skrining terlebih dahulu di RSUD Kota Bogor. Sehingga, tidak serta merta langsung menerima pasien Covid-19.
"Jadi nanti ke RSUD dulu, di sini ngga ada IGD, nanti IGD di sanalah yang merujuk ke sini gitu. Diputuskan di sana jadi alurnya ke RSUD dulu. Juga seperti kemarin ya,tidak menutup pasien dari domisili lain ada juga dari kabupaten kemaren ke sini ya. Presentasenya 30-40 persen kira-kira," tutupnya.
"Jadi situasional ya, kita melihat bahwa RSUD sudah full, bertepatan dengan hari Bhayangkara kita minta suntikan semangat. Rencana dibuka kan besok, cuma melihat jumlah bed rumah sakit di Kota Bogor sangat sulit dapatnyaa kita putuskan percepat untuk dibuka sore ini, kita langsung jalankan," kata Dirut RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir di lokasi, Kamis (1/7/2021).
Ilham mengatakan, bahwa sejak semalam terjadi antrean ambulans di RSUD Kota Bogor. Ruang IGD pun akhirnya diperuntukan bagi pasien Covid-19. Baca juga:Ketersediaan Tempat Tidur 4 Lokasi Karantina Pasien Covid di Luar Wisma Atlet Kurang dari 200
"Tadi malam di RSUD antrian ambulans luar biasa, akhirnya untuk IGD umum sementara kita tutup dulu, pasien umum kita dorong masuk ke dalam, IGD kita jadikan untuk pasien Covid semuanya," ungkapnya.
Dengan dioperasikannya RS Lapangan ini, diharapkan bisa meminimalisir jatuhnya korban akibat menunggu antrean. Agar, pasien yang dalam kondisi darurat bisa segera ditangani dengan baik oleh petugas medis.
"Dengan harapan mengejar agar tidak ada yang meninggal, karena ada yang meninggal di ambulans satu orang. Ini yang sedang kita ingin cegah maka harus ada tindakan cepat dengan menaikan kepada RS Lapangan perluasan RSUD Kota Bogor. Kita juga sedang berpikir keras untuk menjadikan ini mampu melakukan penanganan (gejala) berat," tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, RS Lapangan ini akan menampung pasien Covid-19 gejala sedang secara bertahap. Tahap awal akan disediakan sekitar 30 tempat tidur untuk pasien.
"Insya Allah bertahap ya belum maksimal dulu, karena bertahap dari nakesnya. Hari Jumat bisa dimulai sekitar 30 bed, kemudian bertahap ditambah sesuai dengan rekrutmen nakes yang berjalan," ucap Bima. Baca juga: Pasien Covid B117 di Bogor Lolos Screening, Sudah Kembali ke Luar Negeri sejak 1 Maret
Secara teknis pelayanannya, pasien yang akan dirawat di tempat ini harus melalui proses skrining terlebih dahulu di RSUD Kota Bogor. Sehingga, tidak serta merta langsung menerima pasien Covid-19.
"Jadi nanti ke RSUD dulu, di sini ngga ada IGD, nanti IGD di sanalah yang merujuk ke sini gitu. Diputuskan di sana jadi alurnya ke RSUD dulu. Juga seperti kemarin ya,tidak menutup pasien dari domisili lain ada juga dari kabupaten kemaren ke sini ya. Presentasenya 30-40 persen kira-kira," tutupnya.
(mhd)
Lihat Juga :