Indonesia Terapkan New Normal, Muba Perkuat Lini Pelayanan dan Pencegahan
Selasa, 26 Mei 2020 - 22:06 WIB
loading...
Indonesia Terapkan New Normal, Muba Perkuat Lini Pelayanan dan Pencegahan
A
A
A
SEKAYU - Rencana penerapan tatanan hidup baru alias new normal life sudah digaungkan pemerintah sejak beberapa pekan terakhir. Presiden Joko Widodo beberapa kali meminta masyarakat berdamai dengan virus corona selama vaksin dan obat belum ditemukan.
Disadari, pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 yang memaksa orang-orang berdiam diri di rumah membuat ekonomi melambat. Bahkan beberapa pelaku usaha, menghentikan total operasional mereka.
Terkait hal ini Musi Banyuasin juga sudah melakukan realokasi anggaran dan refocusing. Menurut Sekda, Muba Apriyadi yang juga Ketua (TAPD) Tim Perencanaan Anggaran, Muba sudah memangkas 50% anggaran untuk dialihkan ke pencegahan, penanganan kesehatan dan dampak ekonomi masyarakat. Langkah realokasi dan refocusing APBD 2020 juga mengikuti amanat Pemerintah Pusat.
Demi memulihkan roda ekonomi agar berjalan normal, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sudah menyusun tahapan atau fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri pasca-penyebaran pandemi Covid-19.
"Muba juga bagian Indonesia. Memang kini pemerintah pusat mengerahkan ratusan personal TNI/ Polri untuk mengawasi penerapan new normal life di 4 provinsi yang rencana akan dilakukan mulai 1 Juni. Alhamdulilah, Muba di Sumsel tidak termasuk dalam provinsi yang perlu dipantau Pusat. Namun perlu saya tegaskan, Muba kini terus berjibaku melakukan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Kita sejak awal bergerak cepat," tegas Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, pada hari pertama kerja usai lebaran.
Dijelaskan Dodi, Pemkab Muba juga Gugus Tugas dengan melibatkan Forkopimda sejak awal melakukan gerakan Masker Muba.
Disadari, pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 yang memaksa orang-orang berdiam diri di rumah membuat ekonomi melambat. Bahkan beberapa pelaku usaha, menghentikan total operasional mereka.
Terkait hal ini Musi Banyuasin juga sudah melakukan realokasi anggaran dan refocusing. Menurut Sekda, Muba Apriyadi yang juga Ketua (TAPD) Tim Perencanaan Anggaran, Muba sudah memangkas 50% anggaran untuk dialihkan ke pencegahan, penanganan kesehatan dan dampak ekonomi masyarakat. Langkah realokasi dan refocusing APBD 2020 juga mengikuti amanat Pemerintah Pusat.
Demi memulihkan roda ekonomi agar berjalan normal, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sudah menyusun tahapan atau fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri pasca-penyebaran pandemi Covid-19.
"Muba juga bagian Indonesia. Memang kini pemerintah pusat mengerahkan ratusan personal TNI/ Polri untuk mengawasi penerapan new normal life di 4 provinsi yang rencana akan dilakukan mulai 1 Juni. Alhamdulilah, Muba di Sumsel tidak termasuk dalam provinsi yang perlu dipantau Pusat. Namun perlu saya tegaskan, Muba kini terus berjibaku melakukan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Kita sejak awal bergerak cepat," tegas Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, pada hari pertama kerja usai lebaran.
Dijelaskan Dodi, Pemkab Muba juga Gugus Tugas dengan melibatkan Forkopimda sejak awal melakukan gerakan Masker Muba.