Sejak Pandemi, 2.098 Jenazah di Bekasi Dimakamkan Gunakan Protokol Covid-19

Sabtu, 26 Juni 2021 - 14:50 WIB
loading...
Sejak Pandemi, 2.098...
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi menyatakan, sejak Maret 2020 hingga hari ini, sebanyak 2.098 jenazah dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi menyatakan, sejak Maret 2020 hingga hari ini, sebanyak 2.098 jenazah dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19 di TPU Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

”TPU Pedurenan jadi tempat pemulasaran jenazah Covid-19 di Kota Bekasi, karena sudah hampir penuh, maka kita tambah 6 hektar lahan,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, Sabtu (26/6/2021).

Meski dimakamkan secara protokol Covid -19, tidak semua jenazah dipastikan terpapar virus corona. Lutfi menjelaskan, jumlah jenazah yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 pada Januari 2021 sebenarnya mulai melandai.

Dalam sehari, hanya terdapat 1 atau 2 jenazah saja yang dimakamkan karena terpapar Covid-19.”Pada saat 6 bulan terakhir ada penurunan, hanya 2 atau 1 jenazah saja yang pakai protokol Covid-19,” jelasnya. Baca: Kota Bekasi Tambah 6 Hektare Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19

Namun, kata dia, terjadi kenaikan jumlah jenazah yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 setelah Lebaran 2021. Jumlahnya semakin melonjak pada dua pekan terakhir.”Hampir rata-rata setiap hari (yang meninggal) rata-rata karena Covid-19 ada 20 orang. Yang protokol Covid-19 ada 10 orang, jadi total rata-rata 30 jenazah,” ungkapnya.

Meski petugas kewalahan, jenazah yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 juga dilakukan prosesi keagamaan sesuai dengan kepercayaannya.”Tetapi dalam tata cara pemakamannya, kami sesuaikan dengan agama jenazah. Kalau agama Islam tetap kami ada adzan dan salat saat memakamkan. Itu pelayanan yang dalam proses pemulasaran,” tegasnya.

Untuk itu, Lutfi mengimbau agar warga Kota Bekasi terus menjalankan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.”Intinya kita perketat lagi protokol kesehatan agar terhindar dari wabah corona, jangan sepelekan, sudah banyak yang meninggal akibat virus ini,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Penjabat Wali Kota Bekasi...
Penjabat Wali Kota Bekasi Apresiasi Kick off AI Talent Management di RSUD
Siswi SD di Bekasi Diduga...
Siswi SD di Bekasi Diduga Jadi Korban Bully hingga Pelecahan Seksual, Orang Tua Lapor Polisi
Rekomendasi
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
3 Pemain Indonesia Berpeluang...
3 Pemain Indonesia Berpeluang Raih Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved