652 Karyawan PT Dua Kelinci Terpapar COVID-19, 362 Dinyatakan Sembuh
Sabtu, 26 Juni 2021 - 12:20 WIB
loading...
Sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci Pati Jawa Tengah terpapar COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab tes. Foto SINDOnews
A
A
A
PATI - Sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci Pati Jawa Tengah terpapar COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab tes . Setelah menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 362 karyawan kini dinyatakan sembuh.
“Kami juga bekerjasama dengan PT Dua Kelinci yang kebetulan ada klaster (COVID-19) dan sampai dengan sekarang dari 652 (karyawan terpapar COVID-19), yang sembuh sudah 362 (karyawan),” kata Bupati Pati Haryanto saat acara Serbuan Vaksinasi Nasional di PT Dua Kelinci Pati, Sabtu (26/6/2021). Baca juga: COVID-19 Mewabah di Jakarta, Swab Test Gratis dan Santunan Rp25 Juta Disiapkan Perusahaan Ini
Dia menegaskan pemerintah selalu hadir untuk membantu masyarakat terutama pada masa pandemi COVID-19. Terlebih angka kasus COVID-19 di Pati cukup tinggi, dan menjadi salah satu dari 13 daerah di Jawa Tengah yang masuk zona merah.
“Ini kan terbukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam, pemerintah selalu hadir. Juga ada klaster-klaster yang ada di rumah, yang isolasi di rumah yang dulu ada ribuan (orang), sekarang tinggal pemantauan tinggal 382-an (orang). Ini bukti bahwa kita pemerintah selalu hadir setiap kali ada kejadian,” tegasnya.
Haryanto juga mengapresiasi vaksinasi terhadap 4.100 karyawan PT Dua Kelinci untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jumlah tersebut sangat besar, sehingga membutuhkan pengaturan ketat vaksinasi agar tak terjadi penumpukan.
“Kami juga bekerjasama dengan PT Dua Kelinci yang kebetulan ada klaster (COVID-19) dan sampai dengan sekarang dari 652 (karyawan terpapar COVID-19), yang sembuh sudah 362 (karyawan),” kata Bupati Pati Haryanto saat acara Serbuan Vaksinasi Nasional di PT Dua Kelinci Pati, Sabtu (26/6/2021). Baca juga: COVID-19 Mewabah di Jakarta, Swab Test Gratis dan Santunan Rp25 Juta Disiapkan Perusahaan Ini
Dia menegaskan pemerintah selalu hadir untuk membantu masyarakat terutama pada masa pandemi COVID-19. Terlebih angka kasus COVID-19 di Pati cukup tinggi, dan menjadi salah satu dari 13 daerah di Jawa Tengah yang masuk zona merah.
“Ini kan terbukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam, pemerintah selalu hadir. Juga ada klaster-klaster yang ada di rumah, yang isolasi di rumah yang dulu ada ribuan (orang), sekarang tinggal pemantauan tinggal 382-an (orang). Ini bukti bahwa kita pemerintah selalu hadir setiap kali ada kejadian,” tegasnya.
Haryanto juga mengapresiasi vaksinasi terhadap 4.100 karyawan PT Dua Kelinci untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jumlah tersebut sangat besar, sehingga membutuhkan pengaturan ketat vaksinasi agar tak terjadi penumpukan.
Lihat Juga :