Sempat Banyak Pasien Covid-19 Terkapar di Pelataran, Begini Kondisi Terkini RSUD Bekasi

Sabtu, 26 Juni 2021 - 09:14 WIB
loading...
Sempat Banyak Pasien...
Kondisi terkini di RUSD Bekasi tidak lagi terjadi penumpukan pasien Covid-19.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Penumpukan pasien Covid-19 di RSUD Bekasi yang sempat terjadi pada Jumat, 25 Juni 2021 kemarin kini sudah tidak terlihat lagi pada Sabtu (26/6/2021). Meskipun pasien Covid-19 mengalami lonjakan, namun pasien tersebut langsung mendapatkan perawatan dari tenaga medis, karena kapasitas tenda darurat dan ruang perawatan ditambah oleh pemerintah setempat.

Walaupun pasien baru terus berdatangan, kondisi penanganan di RSUD tersebut berjalan lancar tidak seperti pada Jumat kemarin banyak pasien yang tercecer di jalanan hingga menjelang siang. Sebab, kapasitas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai layanan triase sempat overload sebelum ada penambahan ruang.

Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi memastikan pasien yang datang ke rumah sakit pelat merah tersebut langsung mendapatakan penanganan langsung dari petugas medis. Karena, kapasitas tenda triase semula hanya 30 tempat tidur.

Begitu ada lonjakan pasien, pihaknya langsung menambah 15 tempat tidur di lorong. Baca: Pasien COVID-19 Terkapar di Pelataran RSUD Kota Bekasi, Warganet Nyesel Rayain Lebaran

”Polisi juga turun tangan, mengirimkan bantuan velbed sebanyak 100 unit,” katanya. Menurut dia, angka Covid di Kota Bekasi memang ada peningkatan yang cukup signifikan dari 265 tempat tidur, masih tidak mencukupi. Untuk itu, pihaknya menyiasati dengan menambah kapasitas 100 tempat tidur isolasi di ruang IGD.

Menurut dia, ruangan ini sebelumnya dipakai ruang triase atau identifikasi awal pasien Covid-19 maupun non Covid-19.”Ruang triasenya kita pindahkan ke tenda darurat, dan tenda darurat ini sudah beroperasi sebagai skrining pasien.Dan sudah tidak antrean seperti kemarin,” ucapnya.

Karena pasien terus berdatangan, pihaknya kembali membuka satu ruangan di lantai 1 dengan kapasitas 45 tempat tidur. Pihaknya juga berencana menambah tempat tidur di Gedung E. Sementara pasien non-Covid disediakan 200 tempat tidur.”Jadi semuanya sudah terkendali sudah tidak ada masalah lagi,” tegasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved