76 Tenaga Kesehatan di KBB Terpapar COVID-19, Paling Banyak di Puskesmas
Sabtu, 26 Juni 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kita berharap nakes yang sedang isolasi bisa segera sembuh (negatif) agar dapat kembali berdinas. Sementara untuk nakes yang meninggal ada lima orang, satu di rumah sakit dan 4 di faskes lainnya," kata dia.
Lebih jauh dikatakannya, akibat banyaknya nakes yang terpapar sejumlah rumah sakit dan puskesmas banyak yang kekurangan tenaga medis. Untuk itu pihaknya mencoba menambah SDM baru dengan merekrut relawan atau memperbantukan personel dari tempat lain.
"Kita akan coba rekrut tenaga kesehatan baru karena dengan ditambahnya bed maka SDM juga harus nambah. Seperti di RSUD Cikalongwetan yang akan ditambah menjadi 100 bed untuk COVID-19, kita hitung sedikitnya perlu 25 nakes tambahan supaya tercover," sebutnya.
Sementara itu Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), KBB, Aditya Duta Tirani mengakui jika tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat menjadi pihak yang sangat rentan terpapar. Terlebih dengan kondisi saat ini dimana banyak lonjakan pasien dan hampir semua bed di rumah sakit terisi penuh.
"Saat ini banyak nakes yang kelelahan akibat harus melayani dan merawat pasien COVID-19 yang melonjak drastis. Kita berharap ada penambahan tenaga yang proposional seiring dengan penambahan bed, sebab kalau kelelahan dan imun turun maka akan sangat rentan terpapar," tandasnya.
Lebih jauh dikatakannya, akibat banyaknya nakes yang terpapar sejumlah rumah sakit dan puskesmas banyak yang kekurangan tenaga medis. Untuk itu pihaknya mencoba menambah SDM baru dengan merekrut relawan atau memperbantukan personel dari tempat lain.
"Kita akan coba rekrut tenaga kesehatan baru karena dengan ditambahnya bed maka SDM juga harus nambah. Seperti di RSUD Cikalongwetan yang akan ditambah menjadi 100 bed untuk COVID-19, kita hitung sedikitnya perlu 25 nakes tambahan supaya tercover," sebutnya.
Sementara itu Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), KBB, Aditya Duta Tirani mengakui jika tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat menjadi pihak yang sangat rentan terpapar. Terlebih dengan kondisi saat ini dimana banyak lonjakan pasien dan hampir semua bed di rumah sakit terisi penuh.
"Saat ini banyak nakes yang kelelahan akibat harus melayani dan merawat pasien COVID-19 yang melonjak drastis. Kita berharap ada penambahan tenaga yang proposional seiring dengan penambahan bed, sebab kalau kelelahan dan imun turun maka akan sangat rentan terpapar," tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :