Industri Nikel di Maluku Utara Pacu Pergerakan Ekonomi
Jum'at, 25 Juni 2021 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Menko Luhut menuturkan, pertumbuhan ekonomi di Malut semakin meningkat pada 2024, di mana saat itu Indonesia akan menjadi salah satu produsen lithium baterai terbesar di dunia.
“Di mana nanti pakai pakai hydropower sehingga pakai green energy, dan itu akan diminati oleh banyak negara terutama di Eropa yang mereka pada tahun 2030 sudah tinggal menggunakan 15% fosil energi. Jadi kita memainkan peran strategis ke depan,” sambungnya.
Untuk mempersiapkan hal tersebut, Luhut juga berharap pembangunan politeknik di Halmahera Tengah yang didukung PT IWIP dapat berjalan lancar. Nantinya, keberadaan politeknik tersebut diharapkan membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
“Semua nanti di industri seperti ini ada Politeknik yang khusus untuk anak-anak di sekitar pabrik untuk dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan dapat bersaing di Kawasan Industri,” pungkasnya.
“Di mana nanti pakai pakai hydropower sehingga pakai green energy, dan itu akan diminati oleh banyak negara terutama di Eropa yang mereka pada tahun 2030 sudah tinggal menggunakan 15% fosil energi. Jadi kita memainkan peran strategis ke depan,” sambungnya.
Untuk mempersiapkan hal tersebut, Luhut juga berharap pembangunan politeknik di Halmahera Tengah yang didukung PT IWIP dapat berjalan lancar. Nantinya, keberadaan politeknik tersebut diharapkan membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
“Semua nanti di industri seperti ini ada Politeknik yang khusus untuk anak-anak di sekitar pabrik untuk dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan dapat bersaing di Kawasan Industri,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :