Terapkan E-Planning Berbasis SIPD, Pemkab Bandung Barat Bertekad Wujudkan Good Goverment

Kamis, 24 Juni 2021 - 20:21 WIB
loading...
Terapkan E-Planning...
Para operator e-planning sedang melakukan pengiputan program dan kegiatan ke dalam aplikasi Sistem Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL) di Bappelitbangda KBB sebelum pandemi Covid-19. Foto/Dok.Bappelitbangda KBB
A A A
KABUPATEN BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang telah menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Program ini merupakan pengelolaan informasi pemerintah daerah yang sistematis secara e-goverment untuk mewujudkan good goverment sehingga pembangunan di masyarakat bisa lebih terprogram.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi pada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pemkab Bandung Barat Andi Hikmat mengatakan, Pemkab Bandung Barat menjadi salah satu daerah yang dipercaya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), khususnya oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin), menjadi pilot project penerapan SIPD.

"Kita termasuk daerah yang responsif dalam penerapan SIPD. Belum juga genap setahun berjalan, penerapan SIPD di Pemda KBB dinilai berhasil oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI," ucapnya.

Capaian keberhasilan itu membuat banyak daerah-daerah yang belajar ke Pemkab Bandung Barat tentang penerapan SIPD. Hal ini jadi kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Bandung Barat karena dapat berbagi informasi kepada daerah lain. Secara nasional, Pemkab Bandung Barat juga merupakan daerah yang menduduki peringkat kedua pelaksanaan SIPD perencanaan, dari 518 kabupaten/kota di Indonesia.

Menurutnya, penerapan SIPD ini mengacu pada aturan Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah. Itu merupakan turunan dari Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Khususnya di Pasal 391 yang isinya adalah Pemda wajib menyiapkan atau menyediakan data pembangunan dan keuangan daerah yang dikelola satu sistem.

Hal tersebut juga dipertegas dengan arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pencegahan korupsi, yang mengacu pada Perpres Nomor 54 Tahun 2018 Tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Di dalamnya memuat 11 aksi pencegahan korupsi yang salah satunya menitikberatkan pada integrasi sistem perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik.

Pada implementasi sistem ini, awalnya Pemkab Bandung Barat menggunakan Sistem Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL). Sedangkan keuangannya menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). Akhirnya Pemkab Bandung Barat dalam perencanaan dan pengganggaran pembangunan memutuskan menggunakan sistem tersebut.

"Penggunakan SIPD ini sifatnya wajib dalam proses penyusunan APBD 2021 dan dapat menghemat anggaran. Khususnya anggaran terhadap sistem informasi yang untuk itu membutuhkan biaya besar,” tuturnya.

Kepala Subid Perencanaan dan Pendanaan, Bappelitbangda Pemkab Bandung Barat M. Imam Yudha menambahkan, SIPD mempunyai beberapa kegunaan dengan tiga menu utama, yakni sistem informasi pembangunan daerah, sistem keuangan daerah, dan sistem pemerintah daerah lain, yang di dalamnya terdapat Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), EPPD, dan yang lainnya.

Dia menjelaskan, jika fungsi dan peranan SIPD ini bukan hanya oleh Bappelitbangda. Tetapi juga inspektorat sebagai pengawasan, mempunyai user untuk melihat kedalaman proses perencanaan hingga penganggaran.

“Pada prinsipnya, dengan penerapan SIPD ini maka pembangunan bisa lebih terprogram. Mulai dari perencanaan sampai penganggaran serta memudahkan dalam pengawasannya,” ucapnya. Adv
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved