Bupati Harap Semua Posyandu di Lutim Terapkan Layanan Holistik Integratif
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:44 WIB
loading...
Bupati Luwu Timur, Budiman meninjau pelayanan di Posyandu Desa Ussu, Rabu (23/6). Foto: Humas Pemkab Luwu Timur
A
A
A
LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur (Lutim) , Budiman memantau pelayanan gerakan bulan tumbuh kembang balita Posko Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Ussu, Kecamatan Malili, Rabu (23/6/2021). Budiman didampingi Ketua TP PKK Luwu Timur, Sufriaty.
Posyandu di Desa Ussu merupakan Posyandu Holistik Integratif. Posyandu HI terintegrasi dengan program pemberdayaan masyarakat, bina keluarga balita (BKB) dan PAUD/TK.
Baca juga:Kemenpan RB Dampingi Evaluasi RB dan SAKIP Pemkab Luwu Timur
Pelayanan di Posyandu HI meliputi pengukuran tumbuh kembang balita, pengukuran berat badan, tinggi badan, screaning perkembangan, imunisasi dasar, pemberian makanan tambahan. Juga mengedukasi orang tua tentang pola pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita.
"Gerakan pelayanan serentak ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Indonesia yang salah satunya ditandai dengan peningkatan derajat kesehatan, ” jelas Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Luwu Timur, Nursih Hariani yang ikut mendampingi Bupati .
Baca juga:DJPb Sulsel dan Pemkab Luwu Timur Jalin Kerja Sama Pengelolaan Keuangan
Sementara itu, Bupati Luwu Timur , Budiman mengatakan, program Posyandu HI ini merupakan salah satu karya inovasi daerah. Ini merupakan momentum strategis untuk menggalakkan kembali gerakan masyarakat, agar kemampuan setiap keluarga dalam memaksimalkan potensi pengembangan kualitas SDM meningkat.
"Jadi fungsi dalam melayani masyarakat, Posyandu bukan hanya memeriksa kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan mental, olehnya itu saya meminta pelayanan semacam ini tidak berakhir sampai disini saja tetapi berkesinambungan agar pelayanan posyandu lebih optimal" ujarnya.
"Ke depan, saya juga berharap agar semua Posyandu yang ada di Kabupaten Luwu Timur sudah melaksanakan pelayanan Posyandu Holistik Integratif,” tambahnya.
Baca juga:Pandemi, Sekprov Sulsel Minta Bupati Luwu Timur Perkuat Investasi dan Ekspor
Budiman mengingatkan agar dalam seluruh kegiatan pelayanan Posyandu HI tetap menerapkan protokol kesehatan .
"Meski kasus Covid-19 di daerah kita terus melandai, bukan berarti kita bisa abai dengan protokol kesehatan ," pungkasnya.
Posyandu di Desa Ussu merupakan Posyandu Holistik Integratif. Posyandu HI terintegrasi dengan program pemberdayaan masyarakat, bina keluarga balita (BKB) dan PAUD/TK.
Baca juga:Kemenpan RB Dampingi Evaluasi RB dan SAKIP Pemkab Luwu Timur
Pelayanan di Posyandu HI meliputi pengukuran tumbuh kembang balita, pengukuran berat badan, tinggi badan, screaning perkembangan, imunisasi dasar, pemberian makanan tambahan. Juga mengedukasi orang tua tentang pola pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita.
"Gerakan pelayanan serentak ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Indonesia yang salah satunya ditandai dengan peningkatan derajat kesehatan, ” jelas Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Luwu Timur, Nursih Hariani yang ikut mendampingi Bupati .
Baca juga:DJPb Sulsel dan Pemkab Luwu Timur Jalin Kerja Sama Pengelolaan Keuangan
Sementara itu, Bupati Luwu Timur , Budiman mengatakan, program Posyandu HI ini merupakan salah satu karya inovasi daerah. Ini merupakan momentum strategis untuk menggalakkan kembali gerakan masyarakat, agar kemampuan setiap keluarga dalam memaksimalkan potensi pengembangan kualitas SDM meningkat.
"Jadi fungsi dalam melayani masyarakat, Posyandu bukan hanya memeriksa kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan mental, olehnya itu saya meminta pelayanan semacam ini tidak berakhir sampai disini saja tetapi berkesinambungan agar pelayanan posyandu lebih optimal" ujarnya.
"Ke depan, saya juga berharap agar semua Posyandu yang ada di Kabupaten Luwu Timur sudah melaksanakan pelayanan Posyandu Holistik Integratif,” tambahnya.
Baca juga:Pandemi, Sekprov Sulsel Minta Bupati Luwu Timur Perkuat Investasi dan Ekspor
Budiman mengingatkan agar dalam seluruh kegiatan pelayanan Posyandu HI tetap menerapkan protokol kesehatan .
"Meski kasus Covid-19 di daerah kita terus melandai, bukan berarti kita bisa abai dengan protokol kesehatan ," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :