Dinilai Tak Urgensi, Pembentukan Pansus LHP BPK Ditolak DPRD Kabupaten Jayapura

Senin, 21 Juni 2021 - 19:20 WIB
loading...
Dinilai Tak Urgensi,...
Anggota Komisi B yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Jayapura, Yohannis Hikoyabi
A A A
SENTANI - DPRD Kabupaten Jayapura bersikeras agar membentuk Panitia Khusus (Pansus) penambahan 25 kursi menjadi 30 kursi Dewan. Alasannya, karena pembentukan Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI bukanlah hal yang mendesak.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jayapura, Yohannis Hikoyabi mengatakan, ada beberapa alasan pembentukan Pansus LHP BPK ditolak oleh pihak DPRD Kabupaten Jayapura. Alasan pertama adalah usulan pembentukan Pansus harus betul-betu yang urgensi.

"Alasannya begini, dasar kita menolak kemarin itu karena dalam pembentukan Pansus harus betul-betul yang urgensi. Seperti saya kasih contoh kemarin itu pada 2019 lalu tanggal 16 Maret terjadi bencana alam banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Jayapura," ucap Yohannis Hikoyabi yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (21/6/2021) di Kantor DPRD Kabupaten Jayapura.

Masih menurut Dia, inilah yang harus bisa diakomodir lembaga DPRD Kabupaten Jayapura untuk masuk membentuk Pansus, karena saat itu yang urgen sekali dan di dalam Undang-undang juga mengatur ada bencana alam atau peperangan. Hal itu yang bisa dibentuk Pansus, salah satunya tadi yang saya sebutkan itu. Jadi ini diabaikan oleh lembaga DPR ini, sehingga itu yang kami sangat sayangkan.

Alasan berikutnya, kata pria yang akrab disapa Anis ini, jika seandainya dalam LHP BPK ini ada anggaran yang merugikan negara. Tapi itu sudah ada laporan hasil yang sah dari lembaga BPK.

"Akan tetapi, sekarang lagi masuk di fase kedua ini untuk membentuk pansus LHP dari hasil temuan BPK. Inilah yang kami tolak, kalau itu memang seandainya dalam temuan BPK berdasarkan rekomendasi LHP itu ada anggaran yang merugikan rakyat atau negara, itu bisa kita membentuk Pansus. Namun inikan adalah laporan hasil yang sah dari lembaga BPK. Jadi saya pikir, kita tidak perlu buang-buang waktu untuk membentuk Pansus LHP BPK dalam masa sidang dua tentang LKPJ ini," ungkapnya lebih lanjut.

Alasan terakhir, Anis menjelaskan, dirinya merasa lucu kalau ada yang mendorong terbentuknya Pansus LHP BPK saat ini, karena peruntukannya tidak sesuai. "Jadi sangat-sangat lucu kalau sekarang dikatakan bentuk Pansus itu, karena peruntukannya yang tidak sesuai. Dalam membentuk Pansus itu harus betul-betul yang memihak kepada rakyat. Saran kami kemarin di pending itu, contohnya kita harus buat Pansus penambahan kursi. Nah, inilah yang urgensi kepada rakyat, karena ini adalah kebutuhan rakyat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
WPFD 2026 di Jayapura,...
WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura
3 Tersangka KKB Yahukimo...
3 Tersangka KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura dengan Pengawalan Ketat
Kampung Berseri Sukses...
Kampung Berseri Sukses Berdayakan Masyarakat Enggros di Papua
PLBN Skouw, Gerbang...
PLBN Skouw, Gerbang Perbatasan yang Jadi Magnet Wisata Baru di Ujung Timur Indonesia
Kemendagri dan KEPP...
Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel
Ekspansi ke Papua, BWH...
Ekspansi ke Papua, BWH Hotels Buka Best Western Sagita Hotel Jayapura
Diusung Partai Perindo...
Diusung Partai Perindo sebagai Cawalkot Jayapura, Abisai Rollo: Terima Kasih
Rekomendasi
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved