Psikolog Ini Ungkap Kenapa Transaksi Prostitusi Online Pakai MiChat

Sabtu, 19 Juni 2021 - 10:52 WIB
loading...
Psikolog Ini Ungkap...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
DEPOK - Dulu, praktik prostitusi menggunakan perantara atau sebutan mami untuk menghubungkan pekerja seks komersil (PSK) dengan pria hidung belang. Di tengah pandemi, mami pun perlahan tergerus digantikan mucikari aplikasi online bernama MiChat .

Menurut psikolog Universitas Pancasila (UP) Aully Grashinta, praktik prostitusi sudah lama terjadi dan usianya sangat tua. Mulanya praktik jual diri ini dilakoni sendiri-sendiri atau per individu sampai akhirnya muncul namanya prostitusi.
Baca juga: Buka Prostitusi Open BO, Wanita LC Karaoke Ini Bisa Nabung Rp5 Juta

“Agar tidak liar kemudian distrukturisasi jadi lokalisasi. Dengan begitu sebenarnya transaksi perdagangan seksual menjadi lebih terorganisir. Jelas supply dan demandnya,” ujarnya, Sabtu (19/6/2021).

Seiring berjalannya waktu struktur ini menjadi tidak menguntungkan bagi banyak pihak baik si PSK, perantara maupun pembeli sendiri. Dengan berkembangnya teknologi seperti saat ini, sama halnya dengan membeli barang secara online, transaksi seksual pun lebih mudah.

“Sebenarnya aplikasi MiChat hanya pilihan saja. Karena fitur-fiturnya juga tidak terlalu beda dengan aplikasi komunikasi lainnya seperti Line, WA dan lainnya,” ungkap Shinta.
Baca juga: Enggan Jadi PSK Online, Eks Wanita LC Karaoke Eksekutif Geluti Pemandu Wisata

Hanya memang banyak kejadian transaksi prostitusi online yang menggunakan MiChat. Lama-kelamaan timbul asosiasi bahwa di aplikasi ini lebih mudah mendapatkan jaringan prostitusi. “Jadi kalau mau cari PSK ya cari di MiChat,” katanya.

Pada transaksi prostitusi online peran mucikari juga menjadi minimal sehingga memudahkan PSK untuk menjual dirinya tanpa mucikari. Akhirnya keuntungan menjadi lebih besar. “Istilah open BO memang munculnya di transaksi prostitusi online seperti ini,” ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Tabrakan Kereta Bekasi...
Tabrakan Kereta Bekasi Picu Trauma Psikologis, Ini Penjelasan Psikolog Unair
Tak Mudik Saat Lebaran?...
Tak Mudik Saat Lebaran? Ini Tips Psikolog Unesa Atasi Overthinking di Perantauan
Rekomendasi
Ki Atmo Ungkap Alasan...
Ki Atmo Ungkap Alasan Tapa Bisu Harus Dilakukan Tanpa Berbicara, Ternyata Punya Makna Mendalam
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved